By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading:
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Redaksi
Last updated: 2 Oktober 2021 23:55
Redaksi
Published: 2 Oktober 2021
Share
SHARE

Makam Khusus Covid-19 Longsor, Keluarga Mendiang Jenazah Merasa Tidak Adanya Perhatian

TARAKAN – Terjadinya longsor pada makam khusus Covid-19 di Jalan Pangeran Aji Iskandar Kelurahan Juata Laut pada Sabtu Pagi (02/10/2021) cukup mengejutkan masyarakat. Sehingga pasca tersebarnya kabar longsor keluarga mendiang jenazah berbondong-bondong datang untuk melihat mendiang jenazah keluarga.

Saat dikonfirmasi, salah satu keluarga mendiang korban covid-19, Hasrullah menerangkan pihaknya cukup kecewa karena tidak adanya penangganan cepat dari pihak terkait atas kejadian tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Sampai sore tadi belum ada kabar dari pemerintah untuk melakukan evakuasi jenazah yang tertimbun longsor. Mereka hanya datang tadi pagi meninjau dan belum kepastian untuk evakuasi,”ujarnya, (02/10).

Namun begitu, kondisi itu membuat salah satu pihak keluarga mendatangkan satu unit ambulance untuk melakukan evakuasi dan dibantu pihak RT 18 Kelurahan Juata Laut untuk melakukan penggalian makam yang tertimbun.

Terpantau, bahkan terdapat Peti mayat dalam kondisi pecah dan nyaris dipenuhi air. Sehingga ia menerangkan, jika ia dan keluarga mendiang lainnya melakukan inisiatif memperbaiki sendiri makam yang rusak.

“Kami inisiatif sendiri saja dengan biaya dan tenaga sendiri. Kalau mau mengharap pemerintah tidak ada responnya. Jenazah keluarga kami mau dimakamkan di pemakaman Jalan Matahari Kampung Bugis,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua RT 18 Kelurahan Juata Laut, Pujiono mengatakan, DLH Tarakan belum memberikan arahan lanjutan padanya.

“Terus terang sebagai RT saya bingung juga. Arahan DLH tadi pagi nanti dulu dievakuasi, tetap saya yang didesak warga untuk bantu penggalian. Mau tidak mau saya pasti bantu keluarga korban,” tukasnya.

Perihal Penerapan KRIS, Berikut Penjelasan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tarakan
SATRESNARKOBA POLRES TARAKAN BERSAMA TIM GABUNGAN UNGKAP PEREDARAN SABU, TIGA TERDUGA DIAMANKAN
Korwil MBM Kaltara Nyatakan Dapur Umum Untuk Makan Bergizi Muhammadiyah Sudah Siap
Dorong Roda Perekonomian HUT Tarakan,Rombengan Expo Digelar
Benglap VI/1-2 Tarakan Paldam VI/Mlw Gelar Penanaman Ribuan Mangrove di Kota Tarakan
Share This Article
Facebook Email Print
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?