Malinau, 17 September 2025 – Sebanyak 450 prajurit yang telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan di Papua selama 14 bulan akhirnya kembali ke Malinau. Kedatangan mereka disambut secara meriah di Lapangan Batalyon Infanteri 614/Raja Pandita, Rabu (17/9).
Penyambutan dipimpin langsung oleh Pangdam Wularman dan turut dihadiri Danrem 092/Maharalila, Bupati Malinau, Dandim Malinau, Karari, Komandan Satgas Pamtas, Komandan Brimob, serta sejumlah pejabat daerah, kepala OPD, ketua lembaga adat, ketua paguyuban, dan tokoh masyarakat.
Selama bertugas di Papua, para prajurit tidak hanya menjalankan operasi pengamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat setempat. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain membuka lahan pertanian, membangun pembangkit listrik sederhana, memberikan tambahan makanan bergizi, hingga mendukung pembangunan di beberapa kabupaten di Papua.
Pangdam Wularman dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi para prajurit yang telah mengabdi dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap masyarakat. “Tugas di perbatasan bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir membantu rakyat. Saya bangga dengan apa yang telah dilakukan para prajurit selama 14 bulan di Papua,” ujarnya.
Masyarakat yang hadir juga memberikan sambutan hangat sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para prajurit. Momentum ini menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.




