By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Sepakat Bentuk Borneo Economic Community Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Kalimantan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltaraPemerintahan

Sepakat Bentuk Borneo Economic Community Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Kalimantan

Redaksi
Last updated: 7 September 2023 01:06
Redaksi
Published: 7 September 2023
Share
SHARE

JAKARTA – Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kaltara hadiri Borneo Business Roundtable di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Selasa (5/9/2023).

Borneo Business Roundtable merupakan forum Inisiatif ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Indonesia dan Brunei Darussalam untuk Mendorong Perdagangan dan Investasi di Kalimantan, Sabah, Sarawak, dan Labuan.

Ketua ASEAN-BAC Indonesia, M Arsjad Rasjid P. M., Membuka Forum yang Dihadiri oleh Ketua ASEAN-BAC Brunei Darussalam, Puan Haslina Taib, dan Deputi Investasi dan Pendanaan Otorita IKN (OIKN), Agung Wicaksono.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Forum Sepakati Kerjasama Private Sector di Kalimantan, Sabah, Sarawak, Labuan, dan Brunei Darussalam, Membentuk Borneo Economic Community (BEC).

“Kita sudah menyepakati kerjama bersama private sector. Nah kesepakatan ini membuat yang namanya Borneo Economic Community,” jelas Arsjad.

Diketahui bersama, perpindahan ibukota negara ke Kalimantan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan oleh pemerintah daerah di sekitarnya, termasuk Provinsi Kaltara yang memiliki banyak potensi besar untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Arsjad menjelaskan bahwa IKN, yang akan diresmikan pada 17 Agustus 2024, bertepatan dengan HUT ke-79 RI, akan menjadi ibu kota masa depan Indonesia. IKN direncanakan sebagai kota yang inklusif, hijau, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Gubernur Kaltara sangat mengapresiasi atas kerjasama yang terjalin karena memiliki banyak manfaat untuk masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, mudah-mudahan membawa kemakmuran dan kemajuan khususnya di wilayah Pulau Kalimantan,” ucap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.

Tidak berhenti hanya pada momen KTT ASEAN, kerjasama ini akan segera dilanjutkan bersama pemangku kepentingan lainnya pada bulan November di Pontianak, sebagai wujud keseriusan dalam pembangunan ekonomi di Pulau Kalimantan.

Hadiri Pertemuan Tahunan BI, Pj. Sekprov Dorong Kolaborasi Bersama Tekan Inflasi Daerah
Tinjau Pelaksanaan MBG di SMAN 1 Tanjung Selor, Gubernur Pastikan Distribusi Lancar
Niat Edarkan Sabu 2 Kilogram, Dua IRT Dibekuk Polisi
Setelah Dilantik, Ziyap Langsung Jalankan Visi Misi Kerja
BI Kaltara Resmi Buka Layanan Penukaran Uang Rupiah untuk Ramadan dan Idulfitri 2025
Share This Article
Facebook Email Print
13 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?