By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Vaksin Anak Belum Berjalan, Pemkot Tunggu Juknis dan Alokasi Vaksin
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Vaksin Anak Belum Berjalan, Pemkot Tunggu Juknis dan Alokasi Vaksin

Redaksi
Last updated: 8 Juli 2021 18:58
Redaksi
Published: 8 Juli 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Meski intruksi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK.02.02/I/1727/2021 untuk anak dan remaja kisaran usia 12-17 tahun, namun hingga saat ini sejumlah daerah belum juga melakukan vaksinasi. Salah satunya adalah Kota Tarakan.

Saat diwawancara, Jubir Satgas Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti menerangkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu petunjuk Tehknis (Juknis) dan alokasi vaksin dari pusat.

“kami masih menunggu junknisnya dan alokasi vaksin (dari pusat), kalau itu sudah keluar langsung kita laksanakan” Tuturnya, (8/7)

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dijelaskannya, vaksinasi nasional saat ini melalui 3 tahap, yakni masyarakat rentan, masyarakat umum dan vaksinasi anak/remaja usia 12-17 Tahun. Diketahui, saat ini pemkot Tarakan masih melaksanakan vaksin masyarakat umum dan masyarakat rentan.

“Kalau melaksanakannya untuk saat ini kita siap, tapi kalau Juknis dan vaksinnya belum ada bagaimana mau dilaksanakan,”terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengklaim sedikitnya 10 persen masyarakat Kota Tarakan telah divaksinasi. Ia berharap dengan ini dapat meminimalisir penaran covid-19 di Kota Tarakan.

“Kami terus melaporkan peningkatan kasus dari pelaku perjalanan kemudian kontak erat dengan pelaku perjalanan juga. Semisal pelaku perjalanan pulang ke kota Tarakan, walaupun tidak ada keluhan, bisa melakukan isolasi mandiri dulu,”tutupnya. (*/zac).

23 Celebrity Tweets You Missed From The Golden Globes
Pemkot Bisa Menertibkan Gazebo Jika Tetap buat Aturan Sepihak
Chemistry Sudah Terbangun, Koalisi Nasdem-PKB Sangat Memungkinkan
Gelar Bukber dan Berbagai Takjil, IPPM Kaltara Jaga Solidaritas
Sapa Kader Pada Rakerda, Presiden PKS Ingatkan Kader Pesan Nabi Muhammad
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?