By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes

Redaksi
Last updated: 24 Juli 2021 17:05
Redaksi
Published: 24 Juli 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Terus bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Tarakan, membuat pasien di beberapa Rumah Sakit mengalami lonjakan. Salah satunya ialah Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).

Saat dikonfirmasi, Walikota Tarakan dr Khairul M.Kes mengakui kasus konfirmasi tersebut membuat manajemen di RSUKT mengajukan penambahan tenaga kesehatan (nakes) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

“Ini dalam proses, kita menyadari RSUKT memang ada penambahan kasus yang signifikan, jadi perlu juga ada penambahan tenaga perawat, dokter, dan lain sebagainya, nanti akan ada sekitar 16 orang yang diterima menjadi tenaga kontrak,” ujarnya, (24/7).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Adapun terkait kontrak, ia menjelaskan jika nantinya Panjang kontrak hanya berlaku sekitar tiga bulan. Jika nantiny jumlah kasus masih tinggi akan diperpanjang tergantung penularan covid-19.

“Tadinya ruangan khusus perawatan Covid-19 di sana (RSUKT) sudah kosong, tapi karena ada penambahan signifikan kasus konfirmasi positif kembali penuh. Bukan hanya di RSUKT tapi juga di RSUD Tarakan, semoga kasus covid-19 segera selesai,”ungkapnya.

Terkait ruangan yang ada di RSUKT, ia menegaskan jika RSUKT memiliki ruangan yang cukup. Sehingga, jika kapasitas saat ini penuh dapat dilakukan penambahan tempat tidur di ruangan perawatan khusus pasien Covid-19 lainnya.

“Kalau ruangan cukup saja, memang tempat tidurnya yang terbatas. Tapi kita terus benahi,”pungkasnya.

Kapolda Kaltara Bersama Pangdam Kunjungi Mako Polres Tarakan, TNI-POLRI Tetap Solid
Beri Perhatian Pada Kesehatan dan Kenyamanan, Organisasi Lions Clubs Victoria Surabaya Bangun Toilet Umum
Pelaksanaan Sensus Terkendala Oleh Pandemi Covid-19
Pelaksanaan Iraw Tengkayu, Bius Ribuan Masyarakat Tarakan
Segera Buka Penjaringan Bacaleg, Ini Kriteria Yang Diinginkan Gerindra
Share This Article
Facebook Email Print
22 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?