By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Cekcok Rumah Tangga Berujung Tiga Nyawa Melayang di Segah
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Zona Borneo

Cekcok Rumah Tangga Berujung Tiga Nyawa Melayang di Segah

Redaksi
Last updated: 14 Agustus 2025 11:26
Redaksi
Published: 14 Agustus 2025
Share
SHARE

BorneoNewsJournalist.co.id, BERAU – Tragedi memilukan terjadi di Kampung Punan Mahkam, Kecamatan Segah, pada Minggu (10/8) sekitar pukul 07.00 WITA. Seorang ibu hamil enam bulan bersama dua anaknya tewas akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.

Kapolres Berau AKBP Khainul Basyar melalui Kasi Humas AKP Ngatijan menjelaskan, peristiwa itu terungkap setelah ayah korban (61) mendengar suara benturan dari rumah anaknya yang berada tepat di samping kediamannya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saat mendatangi rumah, saksi melihat kedua cucunya sudah tergeletak tak berdaya di dalam kamar. Sementara anak perempuannya, NV (32), ditemukan terkapar di depan kamar mandi dengan luka parah,” ungkap Ngatijan.

Melihat kejadian itu, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga. Pelaku, J (33), berhasil diamankan warga di rumahnya. Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Abdul Rivai Tanjung Redeb dan Puskesmas Tepian Buah. Namun, nyawa mereka tidak tertolong. Korban NJ (5) meninggal di lokasi, sedangkan NS (4) dan NV meninggal dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa sang istri mengalami luka tusuk di perut, luka tebas di leher, serta lebam di beberapa bagian tubuh. Kedua anaknya juga mengalami luka tebas di kepala, punggung, dan tangan.

Dari pengakuan tersangka, aksi keji ini dipicu oleh pertengkaran rumah tangga. “Pelaku sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum,” tegas Ngatijan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga, serta segera melapor jika menemukan potensi ancaman terhadap keselamatan seseorang. “Kami akan menindak tegas setiap pelaku kekerasan, apalagi yang mengakibatkan hilangnya nyawa,” tandasnya.

 

Penulis: Hendra Sitorus

Editor : Hendrik Hakun

Sabu 73,30 Gram Disita, Pria 38 Tahun Ditangkap di Karang Ambun
Kapolres Berau Ingatkan Soliditas dan Dukungan Ketahanan Pangan Saat Kunjungan Kerja ke Polsek Tabalar
Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Harga Jelang Nataru, Siapkan Sidak dan Operasi Pasar
Aliansi Ormas Berau Minta DPRD Gelar RDP Terkait Pemindahan Jalan Gurimbang oleh PT Berau Coal
Kaltim Siapkan APBD 2026: Fokus pada Kesejahteraan dan Peningkatan Pelayanan Publik
Share This Article
Facebook Email Print
5 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?