By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Townhall Muda Yogyakarta Dorong Kampus Bebas Kekerasan Seksual
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Ragam

Townhall Muda Yogyakarta Dorong Kampus Bebas Kekerasan Seksual

Redaksi
Last updated: 31 Agustus 2025 11:45
Redaksi
Published: 31 Agustus 2025
Share
SHARE

Yogyakarta, 23 Agustus 2025 – Isu kekerasan seksual di perguruan tinggi kembali menjadi perhatian serius dalam gelaran Townhall Muda Yogyakarta yang berlangsung di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Kegiatan ini diinisiasi Forum Inklusi Sosial bersama sembilan finalis muda 30 Townhall Muda.id yang mewakili berbagai komunitas dan organisasi sosial.

Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah karena dikenal sebagai kota pelajar dan cermin dinamika pendidikan tinggi di Indonesia. Meski pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) sejak 2021, data menunjukkan angka kasus masih meningkat dalam lima tahun terakhir.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Townhall Muda Yogyakarta menekankan tiga luaran utama, yakni:

1. Rencana tindak lanjut bersama Dinas P3AP2 DIY,

2. Rekomendasi kebijakan penguatan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual,

3. Penandatanganan komitmen lintas sektor sebagai wujud kolaborasi berkelanjutan.

 

Rangkaian acara diisi dengan audiensi bersama Dinas P3AP2 DIY, pameran praktik baik komunitas, pemutaran film dokumenter, seminar nasional, diskusi panel lintas sektor, FGD multistakeholder, hingga penampilan seni.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:

Rachmeilia Daniastri, Auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,

Erlina Hidayati Sumardi, Kepala Dinas P3AP2 DIY,

Suharti Mukhlas, Gender Specialist sekaligus Executive Secretary UNU Yogyakarta,

Halimah Ginting, Sekretaris Wilayah DIY Koalisi Perempuan Indonesia.

Tak hanya dari pemerintah dan akademisi, acara juga melibatkan aktivis, perwakilan BEM universitas, UMKM lokal, juru bahasa isyarat, komunitas masyarakat, hingga Satgas PPKS dari berbagai kampus di Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Erlina Hidayati menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor. “Upaya sudah banyak dilakukan, yang diperlukan adalah sinergi bersama untuk membantu, mengawal, dan menjalankan sesuai aturan yang berlaku. Dinas P3AP2 DIY siap mendampingi korban sekaligus membuka akses pengaduan bagi civitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Halimah Ginting dari Koalisi Perempuan Indonesia menekankan urgensi keberanian memperjuangkan keadilan. “Kami sering menerima aduan dari korban. Persoalan ini harus diperjuangkan bersama, karena kampus seharusnya menjadi ruang aman, bukan tempat membungkam suara mahasiswa,” ungkapnya.

Penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi kampus di Indonesia, khususnya Yogyakarta, untuk memastikan pendidikan tinggi bebas dari kekerasan seksual, sekaligus ruang yang aman bagi mahasiswa dalam meraih mimpi dan cita-cita.

Wagub Kaltara Ajak Untuk Lebih Semangat Olahraga
Ungguli Agustan, Tajuddin Tuwo Pimpin KKSS Tarakan
Keberangkatan Cukup Lama, Puluhan Calon Jemaah Haji Gancel Pendaftaran
Pantau Aktivitas Mudik, Hasan Basri Minta Posko Mudik Diperbanyak
PEVS 2024 Resmi Dibuka, PLN Tampilkan Kesiapan Ekosistem EV di Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
6 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?