MALANG RAYA – Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang bersiap menjadi tuan rumah Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang akan digelar pada 6–9 November 2025. Festival tahunan yang diprakarsai oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) ini mengusung tema “Nusantaraya: Dari Malang Raya untuk Nusantara”.
ICCF 2025 menjadi ruang perayaan kreativitas pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah, budaya, komunitas, hingga generasi.
Tema dan Makna
Tema “Nusantaraya” mencerminkan semangat kolektif yang berakar dari budaya Indonesia. Koordinator Malang Creative Fusion (MCF), Dadik Wahyu Chang, menjelaskan bahwa melalui tema ini, penyelenggara ingin menegaskan setiap kota, budaya, dan karya seni adalah bagian dari mozaik besar Nusantaraya — sebuah jaringan kreatif yang saling terhubung dan memperkuat.
“Keragaman bukan sekadar identitas, melainkan kekuatan strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Malang Raya ingin menjadi panggung kreatif untuk menyuarakan hal itu,” ujarnya.
Kolaborasi dan Sinergi
Penyelenggaraan ICCF 2025 di Malang Raya melibatkan kerja sama antara ICCN, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Pemerintah Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Komunitas kreatif lokal seperti MCF dan Batu Creative Hub (BCH) juga mengambil peran penting.
Dalam semangat collective impact, festival ini menggabungkan berbagai pemangku kepentingan: pelaku ekonomi kreatif, pemerintah pusat dan daerah, akademisi, komunitas, media, lembaga keuangan, hingga agregator industri. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan dampak nyata bagi ekosistem kreatif Indonesia.
Agenda Utama dan Lokasi
Selama empat hari, ICCF 2025 akan menghadirkan empat agenda utama:
Conference
City Tour
Creative Festival
Kongres
Kegiatan di Kota Malang akan dipusatkan di Malang Creative Center (MCC). Di Kota Batu, salah satu lokasi yang dipilih adalah Kampung Ekonomi Kreatif Rejoso, sedangkan di Kabupaten Malang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari.
Target dan Partisipasi
ICCF 2025 menargetkan partisipasi luas dengan perkiraan:
±1.000 perwakilan jejaring ICCN dari 240 kota/kabupaten
±500 pengisi acara dan panitia
±500 perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Timur
±250 perwakilan kementerian Republik Indonesia
±15.000 audiens umum dari seluruh Jawa Timur
Harapan dan Dampak
Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perhelatan, tetapi juga momentum strategis untuk:
Menegaskan posisi Jawa Timur sebagai provinsi kreatif dengan potensi besar komersialisasi kekayaan intelektual.
Mendorong lahirnya kolaborasi jangka panjang antar daerah dan komunitas kreatif.
Menumbuhkan kesadaran bahwa budaya dan kreativitas adalah fondasi kota/kabupaten tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolektif Nusantaraya, Malang Raya berkomitmen menghadirkan pengalaman kreatif lintas skala — dari komunitas lokal hingga tingkat nasional — demi mengukuhkan Indonesia sebagai bangsa kreatif yang mendunia.




