By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Intruksikan Penerapan RT Siaga & Kampung Trengginas, Tekan Penularan kasus Covid-19
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Intruksikan Penerapan RT Siaga & Kampung Trengginas, Tekan Penularan kasus Covid-19

Redaksi
Last updated: 14 Agustus 2021 19:21
Redaksi
Published: 14 Agustus 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga saat ini penularan covid-19 belum melandai. Sehingga Wali Kota Tarakan dr.Khairul, M.kes menuturkan situasi terkini di Tarakan pandemi ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan.

Ia menjelaskan, tahun lalu, pertumbuhan ekonomi terkontraksi di mines 0,78 persen dan tri wulan pertama tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Tarakan tumbuh positif di angka 0,38 persen. Lanjutnya, sebwlumnya dengan berbagai upaya yang dilakukan, baik melalui RT Siaga yang sudah dibentuk sejak awal pandemi untuk menopang PSBB saat itu, juga membentuk Kampung Trengginas instruksi Kapolda dan Kapolri.

“Seja tahun lalu, kami bersama-sama berusaha penuh menurunkan kasus. Dan mulai Februari Februari sampai Mei turun kasusnya. Mei sampai Juni 2021, ada 8 minggu kami tidak merawat pasien di rumah sakit,” ungkapnya, (14/8).

- Advertisement -
Ad imageAd image

meski angka kematin pada bulan Mei 2021 sempat zero. Namun kenaikan kembali muncul di Juli 2021. Lanjutnya, hal itu tidak terlepas dari arus balik yang berasal dari klaster perjalanan cuti hari raya Idul Fitri ikut yang turut menjadi penyumbang terbesar kasus penularan.

“Kasus pertama kami temukan di Juli itu kasus pelaku perjalanan saat itu, kebanyakan dari kantor baik vertikal dan pemerintah daerah. Itu yang menyebabkan kenaikan kasus Tarakan di Juli 2021,” jelasnya.

Lanjutnya, adapun transmisi komunitas pada Juli 2021, dan kasus naik hingga 2.499 dengan tingkat kematian cukup tinggi sampai 69 kasus. Sejak itu, pihaknya bersama unsur Forkopimda dan Gubernur Kaltara melakukan beberapa upaya. Termasuk salah satunya mengaktifkan kembali RT siaga Kampung Trengginas.

“Ini kami seleksi hanya untuk yang tidak mampu dan secara lokasinya, jika isolasi di rumah mereka sendiri tidak layak. Selebihnya dilakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Perubahan Perda Migas Disetujui, Gubernur Apresiasi Kinerja Pansus DPRD
Ns Hadriana P. Nyompa Kembali Pimpin Ikatan Wanita Pinrang (IWP) Kota Tarakan Periode 2026 – 2031
The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch
Ditemui KPAI, Tiga Saksi Yehuwa Inginkan Keadilan
Gfinity launching competitive league for teams to draft amateur players
Share This Article
Facebook Email Print
6 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?