By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Jadi Garda Terdepan Menangkal Informasi Palsu, PWI Tarakan Gelar Dialog Bertajuk Peran Media dan Generasi Muda Menjaga Kebenaran
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Jadi Garda Terdepan Menangkal Informasi Palsu, PWI Tarakan Gelar Dialog Bertajuk Peran Media dan Generasi Muda Menjaga Kebenaran

Redaksi
Last updated: 28 Oktober 2025 18:38
Redaksi
Published: 28 Oktober 2025
Share
SHARE

TARAKAN – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarakan menggelar dialog publik bertajuk “Meneguhkan Semangat Sumpah Pemuda di Era Post-Truth: Peran Media dan Generasi Muda Menjaga Kebenaran”, di Aula Universitas Terbuka (UT), Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube RRI Tarakan.

 

Turut hadir  sejumlah narasumber, di antaranya ada Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Utara Kombes Pol. Budi Rachmat, S.I.K., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kota Tarakan Endah Sarastiningsih, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltara H. Rachmat Rolau.
Ketua panitia, Andre Aristyan, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya literasi informasi di tengah derasnya arus media digital.
“Target utama kami adalah mahasiswa dan pelajar. Mereka adalah benteng pertama dalam menghadapi arus informasi yang tidak selalu benar. Di era post-truth, kebenaran bisa kabur atas dasar emosi dan opini,” ujarnya.
Karena itu,  menurut Andre, perlu melakukan verifikasi, cek fakta, dan data yang akurat  sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi. 
Ia menambahkan, dialog ini merupakan kolaborasi antara PWI Tarakan, RRI Tarakan, dan KPU Tarakan. Menjelang pesta demokrasi, momentum ini dianggap tepat untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama pemilih muda, agar lebih bijak dalam menerima informasi. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama dari kalangan mahasiswa dan pelajar, yang aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan selama diskusi berlangsung.
Sementara itu, Ketua PWI Tarakan Andi Muhammad Rizal menekankan pentingnya Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat literasi media di kalangan generasi muda. “Pemuda memiliki peran besar dalam penyebaran informasi di media sosial. Mereka bisa menjadi agen perubahan positif, namun juga rentan menyebarkan hoaks tanpa sadar. Kesadaran untuk lebih kritis dan bertanggung jawab dalam bermedia sangat diperlukan,” ungkap Andi.
Kepala DKISP Tarakan, Endah Sarastiningsih, menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan media sangat penting untuk menjaga objektivitas informasi publik. “Opini sering kali mengalahkan fakta. Pemerintah daerah harus mampu beradaptasi, cepat dan kreatif, dalam menyampaikan informasi yang akurat. Media berperan menjaga keseimbangan informasi agar publik tetap percaya pada fakta,” jelasnya.
Endah juga menekankan peran wartawan sebagai penjaga gerbang kebenaran dengan cara mengumpulkan dan memverifikasi informasi secara akurat, menyampaikannya secara jujur dan netral, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik. “Wartawan berperan penting melawan disinformasi dan hoaks, memastikan masyarakat mendapat berita terpercaya yang dapat dipertanggungjawabkan untuk membuat keputusan yang tepat,” tutupnya.
Gelar Pemantauan Pasar, 16.940 Batang Rokok Ilegal Diamankan
Ketua KNTI Kaltara Serukan Peningkatan Budaya Makan Ikan di Hari Ikan Nasional
Hanya Yansen-Suratno yang Percaya Rakyat Bisa Membangun dengan Dana RT
Dapat Lampu Hijau Dukungan Muhammadiyah, Begini Sikap Hasan Basri
Anggota DPR RI Rahmawati Zainal Desak Konsistensi PDIP Terkait Kebijakan PPN 12%
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?