By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Gabungan Komisi DPRD Kaltara Gelar Raker Bahas Penataan Kawasan Pelabuhan Tengkayu I
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Gabungan Komisi DPRD Kaltara Gelar Raker Bahas Penataan Kawasan Pelabuhan Tengkayu I

Redaksi
Last updated: 14 November 2025 21:56
Redaksi
Published: 14 November 2025
Share
SHARE

TARAKAN – Gabungan Komisi DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara dan UPTD Pelabuhan Tengkayu I, pada Kamis (30/10), di Ruang Rapat Pelabuhan Tengkayu I. Rapat ini membahas penataan ruang publik serta penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Prov. Kaltara, H. Muddain, ST, dan dihadiri sejumlah anggota Komisi III dan IV. Dari pihak eksekutif, hadir Kepala Seksi Pelayanan Dinas Perhubungan Prov. Kaltara, Fernando RL, serta Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I, Roswan.

Dalam pembahasan, DPRD menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola pelabuhan, mulai dari manajemen operasional, fasilitas pendukung, hingga kebersihan dan ketertiban kawasan. Para legislator menegaskan bahwa penataan PKL harus dilakukan secara humanis agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi utama pelabuhan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Pelabuhan merupakan wajah suatu daerah dan pintu gerbang aktivitas ekonomi serta transportasi. Karena itu, pengelolaannya harus profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. Namun, kita juga harus memastikan pedagang kecil tetap memiliki ruang untuk mencari nafkah,” ujar Syamsuddin Arfah mewakili gabungan komisi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Prov. Kaltara, H. Muddain, ST, menekankan bahwa setiap kebijakan penataan pelabuhan harus dilandasi kajian yang matang agar fungsi layanan publik berjalan optimal.(****)

Ayo Cek, Ini Besaran UMP-UMK di Kaltara Tahun Depan
Pelaksanaan Satu Data Kaltara yang digelar di Kantor Gubernur, Fondasi Data untuk Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan
Gubernur Soroti 11 Sektor Ekonomi Kelautan di Rakornas Aspeksindo
Spesialis Pencurian Sarang Burung Walet Dibekuk
Gema Tarakan Bersatu Sampaikan Keberatan Soal Dana CSR Pertamina, Anggota DPR-RI Rahmawati Siap Kawal Hingga Pusat
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?