ICCN: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Pembangunan Kabupaten dan Kota Kreatif

Redaksi

MALANG, INDONESIA – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem kabupaten dan kota kreatif yang berkelanjutan di Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan ICCN melalui siaran pers yang dirilis di Malang, Kamis (8/1/2026).

ICCN memandang pembangunan kabupaten/kota kreatif bukan sekadar upaya mengejar pertumbuhan ekonomi, melainkan proses pembangunan holistik yang menempatkan kreativitas, budaya, inovasi, dan partisipasi publik sebagai fondasi transformasi wilayah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut ICCN, kabupaten dan kota kreatif merupakan daerah yang menjadikan kreativitas, budaya, dan inovasi sebagai kekuatan utama pembangunan. Dampak yang dihasilkan pun tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga meliputi penguatan identitas lokal, peningkatan kualitas ruang hidup, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan.
Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki C. Satari, menegaskan bahwa konsep kabupaten/kota kreatif menyentuh aspek fundamental kehidupan masyarakat.

“Ketika kreativitas dijadikan sebagai kekuatan pembangunan, kabupaten dan kota tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga membangun identitas, menciptakan ruang hidup yang manusiawi, serta meningkatkan partisipasi warga. Di sinilah kolaborasi antara komunitas, pemerintah, akademisi, media, pelaku usaha, dan agregator menjadi kunci,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fiki menjelaskan bahwa ICCN menaruh perhatian pada tiga pilar utama dalam pengembangan kabupaten/kota kreatif, yakni penguatan identitas daerah melalui karakter dan kekhasan lokal, penciptaan ruang hidup yang inklusif dan layak huni, serta peningkatan partisipasi warga dalam merumuskan dan menjalankan solusi pembangunan.

Untuk mewujudkan ekosistem tersebut, ICCN menekankan pentingnya sinergi Hexahelix yang melibatkan unsur akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, media, dan agregator. Menurut ICCN, tidak ada satu sektor pun yang dapat berjalan sendiri dalam menciptakan inovasi yang berdampak luas dan berkelanjutan.

Sebagai organisasi jejaring, ICCN berperan sebagai penghubung strategis antar kabupaten dan kota kreatif di seluruh Indonesia. ICCN berkomitmen memfasilitasi pertukaran gagasan, pengetahuan, serta praktik baik antar daerah, sehingga setiap wilayah dapat mengembangkan potensinya secara kontekstual tanpa kehilangan akar budaya dan identitas lokal.

“Setiap daerah memiliki cerita dan kekuatan masing-masing. Mari kita kuatkan kabupaten dan kota kreatif bersama ICCN,” tutup Fiki.
Melalui siaran pers ini, ICCN mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bergerak bersama menjadikan kreativitas sebagai energi pembangunan menuju Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.(****)

Share This Article