By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Hari Lahan Basah Sedunia, Gubernur Kaltara–Menhut RI Perkuat Pelestarian Mangrove
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Hari Lahan Basah Sedunia, Gubernur Kaltara–Menhut RI Perkuat Pelestarian Mangrove

Redaksi
Last updated: 7 Februari 2026 21:02
Redaksi
Published: 7 Februari 2026
Share
SHARE

BULUNGAN, KALTARA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI), Raja Juli Antoni, MA., Ph.D., melakukan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia 2026 di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Sabtu (7/2).

Kegiatan diawali dengan penanaman mangrove yang dilanjutkan dialog interaktif antara Menhut Raja Juli Antoni, Gubernur Zainal dan masyarakat Kaltara dengan Dirjen PDASRH sebagai moderator.

Zainal menegaskan bahwa menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove menjadi prioritas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus komitmen Indonesia menurunkan emisi karbon.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Mangrove ini bukan hanya tanaman, tapi penyangga kehidupan. Kalau dijaga bersama, manfaatnya besar untuk lingkungan dan masyarakat,” kata Zainal.

Ia menilai, gerakan penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam menghadapi perubahan iklim dan mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Kaltara.

Pada kesempatan tersebut, Menhut didampingi Gubernur Kaltara menyerahkan bantuan bibit secara simbolis kepada empat Kelompok Tani Hutan (KTH), yakni KTH Mangrove Guardian, KTH Sumber Alam Sejahtera, KTH Sumber Tani Bersama dan KTH Bumi Subur Bersama.

Selain itu, bantuan Matching Grant juga diserahkan kepada empat kelompok nelayan KTH Nelayan Mekar Abadi, Tunas Abadi Jaya, Tias Berkah dan Nelayan Mandiri. Berupa bibit udang, bibit bandeng, serta alat tangkap kepiting (ambau) untuk mendukung ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan penyulingan minyak kayu putih di UPT KPH Kota Tarakan, yang menjadi salah satu potensi unggulan Kaltara berbasis sumber daya alam lokal. (dkisp)

Klaim Suplai Gas Dari Bunyu Terganggu, Listrik Tarakan Padam Bergilir
Pertamina Patra Niaga Gelar Pelatihan Budidaya Kepiting Bakau di Tarakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
PNM Cabang Tarakan Kobarkan Semangat Pancasila dan “Beta Selalu Ada” di Momen HUT PNM ke-26
Instruksi Presiden, Pemerintah Wajib Alokasikan 2 Persen DTU untuk Subsidi
KPU Kaltara Sukses Gelar Debat Pilgub Perdana Tahun 2024
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?