ICCN Tetapkan Tim Korda Kalimantan Utara Periode 2026–2028, Siap Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah

Redaksi

KALTARA – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) resmi menetapkan Tim Koordinator Daerah (Korda) Provinsi Kalimantan Utara untuk periode 2026–2028. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Pengurus ICCN Nomor: 005/SK/ICCN/II/2026.

Dalam keputusan tersebut, Roniansyah ditunjuk sebagai Koordinator Daerah, didampingi Erwin Setiawan sebagai Sekretaris dan Tri Nuraini Agusthia sebagai Wakil Sekretaris.

Penetapan Tim Korda ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kalimantan Utara agar tumbuh lebih terarah dan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Koordinator Daerah ICCN Kaltara, Roniansyah, mengatakan tim yang terbentuk akan berperan sebagai simpul penggerak yang menyatukan energi kreatif lintas kabupaten/kota. Dengan demikian, potensi yang selama ini tersebar dapat terkonsolidasi dalam agenda bersama yang terintegrasi.

“Kalimanatan Utara memiliki modal ekonomi kreatif yang kokoh, tidak kalah dibandingkan dengan wilayah seperti Pulau Jawa, Sumatra, maupun Sulawesi. Tugas Tim Korda adalah memastikan modal tersebut dapat terkoneksi secara optimal, naik kelas, dan memiliki jalur yang jelas demi pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Roni, fokus kerja Tim Korda tidak hanya pada penyelenggaraan event kreatif, tetapi juga memastikan program berjalan secara terstruktur melalui pemetaan (mapping) ekosistem, pengelolaan basis data (database), penguatan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan jalur kolaborasi lintas sektor, serta perluasan akses pasar secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, penguatan sekretariat menjadi salah satu prioritas guna menjamin koordinasi jaringan berjalan konsisten dan efektif.

“Dokumentasi program akan tertata rapi dan komunikasi antar pihak dapat berlangsung lebih cepat, sehingga percepatan eksekusi kolaborasi menjadi lebih efektif,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Tim Korda Kaltara akan mendorong kolaborasi berbasis konsep Hexahelix, yang melibatkan enam unsur utama, yakni komunitas atau masyarakat, pelaku usaha, akademisi, media, pemerintah, serta dukungan aspek hukum dan regulasi.

Sejumlah langkah prioritas telah disiapkan, di antaranya konsolidasi jejaring kabupaten/kota, pemetaan ekosistem kreatif daerah, penguatan kapasitas pelaku industri kreatif, hingga aktivasi karya dan produk untuk membuka peluang kerja sama serta akses pasar yang lebih luas.

Penetapan Tim Korda ini menjadi sinyal kuat bahwa Kalimantan Utara siap memperkokoh posisinya sebagai salah satu simpul penting ekonomi kreatif Indonesia. Dengan strategi yang lebih terukur dan kolaborasi yang terarah, diharapkan dampak positifnya dapat dirasakan langsung oleh para pelaku ekonomi kreatif di daerah.

Tim Korda ICCN Kalimantan Utara juga membuka ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku usaha, institusi pendidikan, media, serta pemerintah kabupaten/kota yang ingin terlibat dalam agenda penguatan ekonomi kreatif di Bumi Benuanta.(BNJ)

Share This Article