TARAKAN, KALTARA – Semangat kolaborasi mewarnai pembentukan kepengurusan Ikatan Alumni Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (IKA Politani) Cabang Tarakan. Lebih dari sekadar seremonial organisasi, pertemuan yang berlangsung baru-baru ini menjadi titik awal konsolidasi sumber daya alumni demi mendorong percepatan pembangunan di Kota Tarakan.
Mulkan Ahda, A.Md., alumnus angkatan 1993, resmi memimpin kepengurusan perdana ini. Ia menegaskan bahwa langkah pertama yang diambil bukanlah membangun birokrasi, melainkan merajut kembali kebersamaan yang selama ini terputus.
“Kami tidak ingin IKA Politani hanya menjadi sekadar daftar nama. Ini adalah rumah bersama. Dari sini kami ingin memulai kontribusi nyata yang bisa dirasakan masyarakat, khususnya dalam program strategis seperti ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, potensi besar IKA Politani justru terletak pada heterogenitas profesi para anggotanya. Tidak semuanya berkecimpung di dunia pertanian. Banyak yang kini menjabat sebagai pejabat daerah, tenaga pendidik, pengusaha, hingga praktisi di berbagai sektor. Keragaman ini, kata Mulkan, adalah modal sosial yang jika dikelola dengan baik bisa melahirkan gagasan lintas sektor yang aplikatif.
“Bayangkan, di satu meja ada akademisi yang menguasai riset pangan, praktisi kebijakan dari pemerintah, dan pengusaha yang memahami pasar. Kalau tiga kutub ini bertemu dalam satu forum, kita bisa menyusun peta jalan pembangunan pertanian yang tidak hanya berbasis teori, tapi juga implementatif,” jelasnya.
Tak hanya menyasar kontribusi eksternal, IKA Politani Cabang Tarakan juga bertekad menguatkan kembali ikatan dengan kampus.
Dukungan terhadap almamater akan difokuskan pada penguatan jejaring kerja sama, perluasan peluang magang dan karier bagi mahasiswa, serta pengembangan pemikiran strategis untuk kemajuan institusi.
Ke depan, pengurus akan bergerak cepat melakukan pemetaan alumni yang berdomisili di Tarakan dan wilayah sekitarnya. Langkah pendataan dan rekrutmen partisipan aktif menjadi prioritas awal agar organisasi tidak berjalan di tempat.
Dengan pondasi semangat kekeluargaan dan orientasi kerja yang konkret, IKA Politani Cabang Tarakan menargetkan diri menjadi mitra strategis pemerintah daerah, bukan sekadar organisasi seremonial. Inklusivitas dan keberanian melahirkan gagasan menjadi napas baru yang mereka tawarkan untuk pembangunan Tarakan ke depan.***




