TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menegaskan pentingnya penguatan integritas dan pengendalian risiko di lingkungan pemerintahan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan dipercaya masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Efektivitas Pengendalian Risiko Integritas Tahun 2026 di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Senin (11/5).
Dalam sambutannya, Ingkong Ala menyebut pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan nasional yang langsung menyentuh pelayanan publik.
Menurutnya, penguatan integritas tidak hanya menjadi tugas aparat pengawasan internal, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah.
“Pengendalian risiko bukan hanya tugas inspektorat, tetapi tanggung jawab seluruh pimpinan dan jajaran,” ujar Ingkong.
Ia menjelaskan, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan sinergi lintas perangkat daerah agar program pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Karena itu, kemampuan mengidentifikasi serta memetakan risiko sejak dini dinilai sangat penting guna meminimalisasi hambatan dalam pelaksanaan program pemerintah.
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), sekaligus menindaklanjuti survei efektivitas pengendalian risiko integritas yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Menurut Ingkong, survei tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur sejauh mana budaya integritas diterapkan di lingkungan pemerintahan daerah.
“Ini bukan sekadar administrasi, tetapi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat,” katanya.
Ia berharap penguatan integritas dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kinerja aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama pembangunan. Karena itu, integritas harus menjadi nilai utama dalam setiap pengabdian kita,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Denny Harianto, Kepala Perwakilan BPKP Kaltara, Sindu Senjaya Aji, serta Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Investigasi, Saut Parulian Bakkara.(adv)




