Rakerwil KSBSI Kaltara Soroti Perlindungan Buruh dan Hubungan Industrial

Redaksi

TARAKAN – Persoalan kesejahteraan pekerja, perlindungan buruh, hingga penerapan keselamatan kerja menjadi perhatian utama dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Kalimantan Utara yang digelar di Hotel Tarakan Plaza, Senin (11/5).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan dialog terbuka ketenagakerjaan itu dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., mewakili Gubernur Kaltara.

Dalam sambutannya, Bustan menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional beberapa waktu lalu menjadi momentum refleksi terhadap kondisi pekerja, khususnya di Kalimantan Utara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, masih banyak tantangan yang dihadapi para pekerja, mulai dari jam kerja panjang, upah yang belum sepenuhnya layak, hingga perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja.

“Ini menjadi momentum refleksi bersama terhadap kondisi para pekerja, khususnya di Kaltara,” ujarnya.

Ia menilai tema Rakerwil KSBSI tahun ini, yakni “Mewujudkan Hubungan Industrial yang Harmonis, Berkeadilan dan Berkelanjutan di Kalimantan Utara”, sangat relevan dengan kondisi daerah saat ini.

Sebagai daerah yang terus berkembang dan menjadi tujuan investasi, Kaltara dinilai membutuhkan hubungan industrial yang seimbang antara pekerja dan pengusaha agar stabilitas dunia kerja tetap terjaga.

Bustan juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, termasuk pemenuhan hak pekerja, jaminan sosial ketenagakerjaan, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Ia berharap dialog terbuka dalam Rakerwil KSBSI mampu menghasilkan solusi dan rekomendasi yang dapat memperkuat perlindungan pekerja sekaligus mendukung iklim investasi yang sehat di Kalimantan Utara.

“Sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar pembangunan ekonomi daerah berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja,” tutupnya.(adv)

Share This Article