By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DPRD Kaltara Dorong Tim Terpadu Awasi Distribusi BBM Bersubsidi
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
DPRD KALTARAKaltara

DPRD Kaltara Dorong Tim Terpadu Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

Redaksi
Last updated: 17 Mei 2026 21:49
Redaksi
Published: 17 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong pembentukan Tim Terpadu Pengawasan BBM guna memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di seluruh wilayah Kaltara.

Langkah tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kaltara yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, S.E., M.M, bersama sejumlah mitra kerja di Ruang Rapat DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Senin (11/5/2026).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam rapat tersebut, persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU menjadi perhatian utama. DPRD menilai kondisi tersebut diduga dipicu oleh praktik penyalahgunaan barcode serta pengetapan BBM yang merugikan masyarakat.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM bersubsidi merupakan isu strategis yang membutuhkan penanganan serius melalui sinergi lintas sektor.

“Rapat ini dilaksanakan untuk mencari solusi konkret agar persoalan yang merugikan masyarakat ini dapat segera diselesaikan, baik melalui penguatan pengawasan distribusi BBM maupun percepatan penataan perizinan galian C,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, DPRD mengusulkan pembentukan Tim Terpadu Pengawasan BBM yang melibatkan Pemerintah Provinsi, TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Tim tersebut diharapkan dapat melakukan pengawasan langsung terhadap distribusi BBM bersubsidi, termasuk verifikasi barcode kendaraan serta penindakan terhadap praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, DPRD juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara segera menerbitkan Surat Edaran Gubernur sebagai dasar koordinasi pengawasan BBM di seluruh kabupaten dan kota, agar kebijakan pengawasan berjalan seragam dan terintegrasi.

DPRD menilai pengawasan yang lebih ketat sangat diperlukan agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak.(****)

Tradisi Satuan Sambut Dandim 0907/Tarakan yang Baru Letkol Inf Danan Wisnubrata
Napiter Lapas Tarakan Ikrar Setia kepada NKRI, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Ratusan Warga dan Sejumlah Tokoh Hadiri Tahlilan 40 Hari Mendiang Putera Gubernur Kaltara
Diduga Bermasalah, Kontrak Kerja DLH Tarakan dengan Perusahaan Pihak Ketiga Disorot
Komisi II DPRD Kaltara Lakukan Monitoring ke PT Mandiri Inti Perkasa di Tana Tidung
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?