By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DKISP Kaltara Perkuat Pertahanan Digital, Tim Teknis Dibekali Pelatihan Keamanan Siber
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

DKISP Kaltara Perkuat Pertahanan Digital, Tim Teknis Dibekali Pelatihan Keamanan Siber

Redaksi
Last updated: 18 Mei 2026 18:42
Redaksi
Published: 18 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) terus memperkuat sistem pertahanan digital guna menghadapi meningkatnya ancaman siber terhadap data dan aplikasi pemerintahan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Tools Keamanan Siber yang menggandeng mitra strategis Peris.ai Cybersecurity. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Senin (17/5).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam sambutannya, Iskandar menegaskan bahwa ancaman siber saat ini berkembang sangat cepat, sehingga instansi pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga sistem digital pemerintahan.

“Perkembangan ancaman siber menuntut kita untuk terus adaptif dan responsif dalam memperkuat sistem pertahanan digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai perangkat keamanan digital seperti Extended Detection and Response (XDR), Network Detection and Response (NDR), Attack Surface Management (ASM), hingga Endpoint Detection and Response (EDR) menjadi instrumen penting untuk mendeteksi ancaman serta menutup potensi celah keamanan.

Namun, menurutnya, keberhasilan sistem keamanan siber tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, melainkan juga pada kemampuan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Secanggih apa pun teknologinya, hasilnya tetap sangat bergantung pada personel yang mengelola. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor penting agar keamanan data dan informasi daerah tetap terjaga,” kata Iskandar.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara DKISP Kaltara dengan Peris.ai Cybersecurity dalam mendukung penguatan keamanan informasi di lingkungan Pemprov Kaltara.

Melalui pelatihan ini, tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara diharapkan mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem keamanan digital sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang aman, efektif, dan akuntabel.(****)

Gubernur Apresiasi Semangat Kader PKK
Bangun Semangat Gotong Royong
Wagub Tinjau Fasilitas Bandara Yuvai Semaring
Sekprov Beri Motivasi Pegawai
Gubernur Gandeng Asprindo Tarik Investor ke Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?