Wagub Kaltara Tekankan Peran Strategis Lembaga Adat dalam Mendukung Pembangunan Daerah

Redaksi

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, menghadiri pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan di Balai Adat Pemuda Dayak, Kamis (28/5/2026).

Dalam sambutannya, Ingkong menegaskan bahwa musyawarah besar bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menentukan arah dan peran lembaga adat dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mendukung keberadaan organisasi kemasyarakatan dan lembaga kesukuan karena memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, dan keharmonisan masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Musyawarah besar ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wadah strategis untuk menata kembali arah perjalanan lembaga adat,” ujar Ingkong.

Ia menilai lembaga adat memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kerukunan sosial serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan dan investasi di Kalimantan Utara.

Ingkong juga menegaskan bahwa masyarakat Dayak Kenyah tidak menolak pembangunan. Namun, pembangunan yang tidak melibatkan nilai-nilai adat dan budaya lokal berisiko kehilangan fondasi sosial yang kuat.

Karena itu, ia mendorong kepengurusan LADK Bulungan yang akan terbentuk melalui Mubes agar mampu membangun organisasi yang solid, transparan, dan memiliki program kerja yang terukur.

“LADK harus menjadi rumah besar bagi seluruh sub-suku Dayak Kenyah dalam menyusun agenda kerja yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Ingkong mengajak seluruh peserta Mubes untuk menjaga semangat persatuan dan mengedepankan musyawarah mufakat demi menjaga marwah lembaga adat.

Ia juga mengingatkan pentingnya memegang teguh falsafah Dayak Kenyah, “Ca Kimet Ca Tawai”, yang bermakna bersatu untuk hidup dan maju bersama.(****)

Share This Article