TARAKAN – Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (KPM) Bone bersama Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Bone turut memeriahkan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Tarakan 2026 dengan menghadirkan stand yang memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner khas Bugis Bone.
Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, 18 hingga 24 Agustus 2026, menjadi ruang bagi berbagai komunitas dan paguyuban di Kota Tarakan untuk memperkenalkan identitas serta kekayaan budaya masing-masing kepada masyarakat.
Sekretaris KPM Bone, Hadriansa, M.Kom., mengatakan keikutsertaan KPM dan IWK Bone merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian sekaligus pengenalan budaya daerah kepada masyarakat luas.
“Bagi KPM dan IWK Bone, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan kuliner khas Bone kepada masyarakat Kota Tarakan,” ujar Hadriansa.
Menurutnya, keberadaan stand tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan makanan tradisional, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga nilai-nilai budaya Bugis Bone agar tetap dikenal oleh generasi muda, khususnya warga Bone yang berada di perantauan.
“Budaya bukan hanya sesuatu yang kita tampilkan, tetapi merupakan identitas yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi berikutnya. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin generasi muda tetap mengenal budaya leluhurnya,” jelasnya.
Selain memperkenalkan budaya, keikutsertaan dalam PKD juga dinilai menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat Bone dengan masyarakat Kota Tarakan yang hidup dalam keberagaman suku dan budaya.
Hadriansa menegaskan, masyarakat Bone merupakan bagian dari masyarakat Kota Tarakan dan berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif di daerah.
“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Masyarakat Bone adalah bagian dari masyarakat Kota Tarakan, sehingga kami ingin terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif di Kota Tarakan,” tambahnya.
Selama pelaksanaan PKD, stand KPM dan IWK Bone menghadirkan sejumlah kuliner khas Bone serta berbagai nuansa budaya Bugis Bone. Antusiasme masyarakat yang berkunjung menjadi motivasi bagi KPM dan IWK Bone untuk terus memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah.
Pada malam penutupan PKD, Senin (24/8/2026), masyarakat Kota Tarakan masih berkesempatan mengunjungi stand KPM dan IWK Bone, menikmati kuliner khas Bone, sekaligus bersilaturahmi bersama keluarga besar Bone di Kota Tarakan.
Keikutsertaan KPM dan IWK Bone dalam PKD 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberagaman budaya sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kota Tarakan. (****)




