Semarak UMKM 2026 Siap Hidupkan Kembali Geliat Ekonomi di Kabupaten Gunung Mas

Redaksi

KUALA KURUN – Mengusung tema “Bersama UMKM Membangun Ekonomi Rakyat”, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5-13 September 2026 di kawasan Stadion Mini Kuala Kurun. Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah.

Ketua Panitia Semarak UMKM 2026, Guntur, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mendorong kembali geliat usaha pelaku UMKM di tengah kondisi perekonomian yang masih menghadapi berbagai tantangan.

“Event ini bertujuan untuk pemberdayaan UMKM. Saat ini kondisi UMKM agak melemah, sehingga kami mencoba mengumpulkan pedagang untuk kembali menggeliatkan UMKM,” kata Guntur, Rabu (2/9/2026).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga ruang promosi dan pemberdayaan bagi pelaku usaha, khususnya pedagang lokal. Kehadiran berbagai stan diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan sekaligus mendorong transaksi masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Semarak UMKM 2026 akan menghadirkan beragam sektor usaha, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, pakaian, mainan anak, permainan hingga wahana ketangkasan.

Panitia menyiapkan sekitar 40 tenda untuk pelaku UMKM. Stan tersebut disediakan dengan sistem sewa sekitar Rp4,5 juta per tenda selama kegiatan berlangsung.

Pelaku usaha yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Kabupaten Gunung Mas, tetapi juga terbuka bagi UMKM dari luar daerah.

“Pelaku UMKM ini berjualan berbagai jenis usaha, seperti pakaian, makanan, mainan anak-anak, permainan ketangkasan, kuliner dan lainnya. Ada pelaku UMKM lokal, ada juga dari luar,” ujarnya.

Selain kegiatan ekonomi, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan dan perlombaan, termasuk karaoke. Sejumlah artis lokal dan luar daerah dijadwalkan tampil untuk menarik minat masyarakat mengunjungi lokasi kegiatan.

Bahkan, panitia menyebut akan menghadirkan artis dari ibu kota, termasuk penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI).

Antisipasi Kabut Asap

Di tengah potensi meningkatnya kerumunan masyarakat, panitia juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kondisi lingkungan, khususnya kabut asap yang dapat memengaruhi kualitas udara.

Panitia berencana membagikan masker kepada pengunjung yang datang ke kawasan Stadion Mini Kuala Kurun.

“Kami akan mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker. Nanti para pengunjung yang masuk ke stadion akan kami bagikan masker supaya lebih aman,” jelas Guntur.

Selain pembagian masker, panitia akan berkoordinasi dengan pihak kesehatan terkait kemungkinan dukungan fasilitas kesehatan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan medis.

Panitia juga menggandeng sejumlah pihak, di antaranya PKK dan PMI, serta melakukan koordinasi dengan manajemen artis untuk mendukung rangkaian acara.

Dari sisi administrasi, Guntur memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terkait penyelenggaraan kegiatan. Koordinasi tersebut mencakup izin penggunaan lokasi, izin keramaian hingga pengelolaan sampah.

“Dengan pemkab sudah kami koordinasikan juga. Izin tempat, izin keramaian termasuk sampah sudah kami urus dan semuanya sudah beres,” tegasnya.

Guntur berharap Semarak UMKM 2026 tidak hanya menjadi pusat hiburan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian para pedagang dan pelaku UMKM.

“Kami berharap masyarakat bahagia. Pedagang juga mendapatkan manfaat, sehingga kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk menghidupkan kembali UMKM,” pungkasnya. (****)

Sumber : KaltengAkses.com

Share This Article