By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Sekprov Kaltara: Pancasila Harus Menjadi Landasan ASN dalam Menjalankan Tugas
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Pemerintahan

Sekprov Kaltara: Pancasila Harus Menjadi Landasan ASN dalam Menjalankan Tugas

Redaksi
Last updated: 5 Oktober 2026 14:38
Redaksi
Published: 5 Oktober 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Apel pagi yang dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (5/10) pagi.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., memimpin apel yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan sejarah bangsa Indonesia serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan ideologi Pancasila.

“Pancasila bukan hanya simbol. Pancasila adalah ideologi yang menjadi identitas bangsa. Kaltara yang berada di wilayah perbatasan memiliki tantangan untuk mempertahankan ideologi ini,” ujar Denny.

Menurutnya, perkembangan zaman menjadi salah satu tantangan dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi dan identitas bangsa. Karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN.

“Tantangan ideologi Pancasila sebagai identitas bangsa saat ini adalah perkembangan zaman. Maka dari itu, saya berpesan untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam bertindak dan menjalani kehidupan. Nilai-nilai Pancasila harus senantiasa tergambar dalam etos kerja sehari-hari,” tegasnya.

Denny menekankan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan pemerintahan dapat diwujudkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kaltara memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, semangat kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila diharapkan terus menjadi landasan bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. (****)

Gubernur Hadiri Pelantikan Pengurus FKKRT Tarakan
DPD-RI Terima Alokasi Anggaran 2023 PIP Sebanyak 34.000 Paket dan KIP Kuliah Sebanyak 3.400 Paket
Apel Senin, Sekda Ingatkan LKPD hingga LHKPN
Hadiri HUT TNI, Gubernur Kaltara Apresiasi Prajurit
Sekprov Beri Motivasi Pegawai
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?