TARAKAN – Ikatan Perempuan Sulawesi Bersatu (IPSB) Kota Tarakan menggelar Grand Opening Arisan IPSB di salah satu restoran di Jalan Bom Panjang, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (11/10/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan anggota IPSB tersebut dirangkaikan dengan kajian kisah inspiratif bersama Ustadzah Riski Amelia, M.Pd.
Dalam kegiatan bertema kebersamaan dan inspirasi perempuan tersebut, Ustadzah Riski Amelia menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya menjaga kebersihan hati, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui sedekah dan kegiatan kemanusiaan.
Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa menjaga hati merupakan salah satu tantangan terbesar dalam kehidupan. Menurutnya, setiap orang perlu berusaha membersihkan hati dari sifat-sifat negatif, termasuk kebiasaan bergunjing yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Ia juga mengajak para anggota IPSB untuk mengikuti kajian dengan hati terbuka agar pesan yang disampaikan dapat menjadi inspirasi dan motivasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Siapkan wadah kosongnya, bersihkan hati dari karat-karat hati,” pesannya kepada para peserta.
Selain menekankan pentingnya menjaga hati, Ustadzah Riski turut membagikan pengalamannya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia menyebut keterlibatannya dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Salah satu perhatian yang disampaikannya adalah perjuangan penyandang tunanetra di Indonesia. Ia mengangkat pesan bahwa keterbatasan penglihatan secara fisik merupakan ujian kehidupan, sedangkan kesiapan menghadapi kehidupan akhirat berkaitan dengan pilihan dan amal perbuatan manusia.
Melalui pesan tersebut, ia mengajak para perempuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta tidak hanya berorientasi pada pencapaian materi.
Menurutnya, harta benda seperti rumah, kendaraan, rekening, dan perhiasan pada akhirnya akan ditinggalkan ketika seseorang meninggal dunia. Sementara itu, sedekah dan amal kebaikan menjadi bagian penting dari bekal kehidupan akhirat.
Karena itu, ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan hidup dengan memperbanyak amal, berbagi kepada sesama, dan membangun kebiasaan berbuat baik.
“Buta di dunia adalah takdir, namun buta di akhirat adalah pilihan,” demikian pesan inspiratif yang disampaikannya dalam tausiyah tersebut.
Kegiatan Grand Opening Arisan IPSB Kota Tarakan diharapkan tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggotanya, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat nilai keagamaan, serta mendorong perempuan untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan tersebut, IPSB Kota Tarakan diharapkan terus memperkuat kebersamaan dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi anggota maupun masyarakat luas. (****)




