By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: 80 Santri Terdampak Kebakaran, Ponpes Al-Khairaat Putra Berharap Pembangunan Asrama Segera Dimulai
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
MalinauPemerintahan

80 Santri Terdampak Kebakaran, Ponpes Al-Khairaat Putra Berharap Pembangunan Asrama Segera Dimulai

Redaksi
Last updated: 4 November 2026 19:27
Redaksi
Published: 4 November 2026
Share
SHARE

MALINAU – Sebanyak 80 santri Pondok Pesantren Al-Khairaat Putra terdampak musibah kebakaran dan saat ini masih menempati ruang kelas SMA sebagai tempat penampungan sementara. Pihak pesantren berharap pembangunan kembali asrama dapat segera direalisasikan agar para santri bisa kembali menjalani aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari dengan nyaman.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Khairaat Putra, Ustadz Zakaria M. Toba, mengatakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malinau, Palang Merah Indonesia (PMI), dan berbagai pihak telah membantu memenuhi sejumlah kebutuhan dasar para santri.

Bantuan tersebut antara lain berupa 80 kasur dan bantal, pakaian, serta boks dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang digunakan sebagai tempat penyimpanan pakaian sementara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Alhamdulillah, bantuan yang diberikan sudah sangat membantu. Untuk kebutuhan tempat tidur, kasur dan bantal sebanyak 80 buah sudah terpenuhi, begitu juga dengan pakaian anak-anak,” ungkap Zakaria saat ditemui usai menerima bantuan dari Pemkab Malinau dan PMI, Rabu (4/11/2026).

Ia menjelaskan, dari total sekitar 130 santri, kurang lebih 80 orang saat ini mengikuti sistem Belajar dari Rumah (BDR). Kebijakan tersebut diterapkan karena tiga ruang kelas SMA sementara digunakan untuk menampung kebutuhan tempat tidur para santri yang terdampak kebakaran.

Sambil menunggu pembangunan kembali asrama, pihak pesantren juga telah menyiapkan rencana penataan lingkungan yang lebih baik. Dalam rencana tersebut, lokasi asrama, gudang logistik, dapur umum, dan fasilitas toilet akan dipisahkan agar lingkungan pesantren lebih tertata dan nyaman.

Selain itu, asrama santri tingkat SMP dan SMA direncanakan akan digabung dalam satu bangunan.

“Kami tinggal menunggu material bangunan dan arahan dari pemerintah daerah. Kalau anggaran sudah diluncurkan dan sudah ada aba-aba, kami siap untuk memulai pembangunan kembali,” jelasnya.

Zakaria berharap Pemerintah Kabupaten Malinau dapat terus memberikan perhatian dan mendorong percepatan pemulihan fasilitas pesantren, terutama pembangunan asrama, penyediaan tempat tidur santri, serta dapur umum.

Menurutnya, pembangunan kembali fasilitas tersebut penting agar para santri dapat segera menempati asrama dan menjalankan kegiatan pendidikan dengan lebih nyaman seperti sebelum kebakaran.

“Kami sangat berharap pembangunan ini bisa segera direalisasikan, sehingga anak-anak bisa kembali tinggal dan belajar dengan nyaman seperti sediakala,” harapnya.(****)

Gubernur Bersilaturahmi dengan Purnawirawan TNI/Polri Dan Warakawuri
Tanggap Bencana, Pemprov Kaltara Salurkan Bantuan Pertama
KALTARA ALAMI INFLASI 0,87 PERSEN
Gubernur Suarakan Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah
Peringati Nuzulul Qur’an, Zainal Paliwang Ajak Masyarakat Memegang Nilai-nilai Al-Quran Sebagai Pedoman
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?