By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Dapat Perahu Baru, Sanusi Siap Kembali Melaut

Redaksi
Last updated: 10 Oktober 2021 22:38
Redaksi
Published: 10 Oktober 2021
Share
SHARE

Setelah Perahu Dihantam Ombak, Sanusi Terima Bantuan Perahu Baru

Hancurnya perahu seorang nelayan akibat dihantam gelombang beberapa waktu lalu, ternyata menimbulkan perhatian cukup besar masyarakat. Alhasil beberapa masyarakat dan komunitas mengumpulkan sejumlah dana untuk membantu
Sanusi, seorang nelayan RT 6 Kelurahan Lingkas ujung sang pemilik perahu yang hancur.

Usai terkumpul kemudian bantuan itu langsung digunakan dalam membeli perahu baru, yang langsung diserahkan kepada Sanusi pada Minggu (10/10/2021) pagi sekitar pukul 11.00 WITA.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Saat dikonfirmasi, Sanusi mengungkapkan rasa syukurnya untuk seluruh warga RT 6 Lingkas Ujung dan warga Tarakan secara umum. Setelah menerima perahu hasil donasi tersebut, ia berencana akan tinggal bersama anaknya dan tidak lagi menjadikan perahu sebagai rumah tinggal.

“Saya ucapkan terima kasih semua yang bantu saya. Saya bersyukur sama Allah. Alhamdulillah bisa dipakai pergi melaut kembali. Air jadi yang akan datang ini baru rencana mau melaut lagi,” ungkapnya, (10/10).

Adapun peralatan tangkap memang diakuinya sudah rusak parah dan harus membeli alat tangkap baru.

“Jaringnya robek-robek. Kalau jaringnya sekitar Rp 700 ribuan. Butuhnya 40 lembar biasanya. Tapi seadanya dulu kalau memang masih ada,” ujarnya.

Lanjutnya, saat masih terdapat donasi yang diberikan. Rencananya, akan digunakannya untuk membeli alat tangkap. Ia menerangkan, biasanya ia pergi bersama anaknya melaut ke wilayah Pulau Keak, masih di perairan Kota Tarakan.

“Biasanya ikan perak, ikan merah, ikan tengiri sama senangi. Yang penting jangan ikan besar, bisa jebol jaring pukatnya kalau ikan besar,” pungkasnya.

Pengunjung Sepi, Pasar Bais Akan Ditata
Kasus Stunting di Tarakan Mendapat Perhatian Khusus
Rumah Singgah Bunda Rahmawati Resmi Beroperasi, Siap Layani Warga Pendamping Pasien
Diisukan Bakal Sambangi Kaltara, DPW PKS Titipkan Harapan Besar
Muhammadiyah dan LDII Kota Tarakan Sepakat Perkuat Silaturahim dan Kolaborasi Bangun Umat
Share This Article
Facebook Email Print
51 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?