By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pemprov Upayakan Insentif untuk Vaksinator
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Pemprov Upayakan Insentif untuk Vaksinator

Redaksi
Last updated: 24 Oktober 2021 00:44
Redaksi
Published: 24 Oktober 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Berdasarkan perubahan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara mengadakan rapat monitoring evaluasi insentif tenaga kesehatan daerah.

Kegiatan rapat monitoring ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk melakukan penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berserta dampaknya.

“Konteks pertemuan kita pada hari ini adalah mengenai bagaimana proses insentif tenaga kesehatan dapat direalisasikan tepat waktu, karena jika terhambat atau tidak selesai maka ini akan menjadi hambatan bagi kita juga,” ungkap Ramli selaku Inspektur Provinsi Kaltara mewakili Sekretaris Daerah pada kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel, Jumat (15/10/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menjelaskan bahwa Pemprov juga memberikan insentif kepada tenaga vaksin atau vaksinator, hal ini belum dapat direalisasikan karena surat edaran baru diterima. Ramli meminta agar pihak terkait dapat menunggu dan segera merealisasikan insentif para vaksinator usai mendapatkan petunjuk teknis (juknis) nantinya.

Selain Ramli, Brigjen TNI, H. Andi Sulaiman mengungkapkan bahwa pemberian insentif kepada para vaksinator merupakan salah satu pemicu meningkatnya jumlah masyarakat yang mendapatkan vaksin di Kaltara.

Menurutnya, insentif dapat menjadi sebuah motivasi agar para vaksinator lebih semangat menjalankan tugas.

“Harapan saya, tolong ditindaklanjuti dan optimalkan pemberian insentif kepada para tenaga vaksin pada tingkat kabupaten/kota di Lingkungan Provinsi Kaltara sesuai dengan harapan dari pemerintah pusat,” beber Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kaltara ini.

Acara diskusi yang menghadirkan para pihak terkait dari lima kabupaten/kota di Kaltara ini juga diikuti oleh Datu Iqro Ramadhan selaku Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kaltara.(saq/dkispkaltara)

KKST Kaltara: Cinta Ibu Cahaya yang Tak Pernah Padam
Dua Raperda jadi Pembahasan Pada Paripurna
DWP Kaltara Pererat Silaturahmi
ABK dan Motoris Speed Boat Minsen Express Diperiksa, Satpolairud Tarakan Sebut Kebakaran Disebabkan Genset
Resmi Berganti Nahkoda, Ketua PBVSI Tarakan Janji Hidupkan Voli Tarakan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?