By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Hendak Memanen, Seorang Petambak Diduga Diterkam Buaya
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Hendak Memanen, Seorang Petambak Diduga Diterkam Buaya

Redaksi
Last updated: 11 November 2021 01:27
Redaksi
Published: 11 November 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Seorang petambak bernama Alam dilaporkan menghilang sekitar pukul 08.35 Wita di Perairan Mangkudulis pada Kamis (11/11/2021) saat hendak melakukan aktivitas memanen.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor SAR Tarakan, Amiruddin mengatakan pihaknya menerima informasi kondisi membahayakan manusia itu dari sanak keluarga korban pada pukul 08.35 WITA.

“Kita menerima info dari bapak Hariyanto (Paman korban) pada pukul 21.00 WITA kemarin, seorang petambak bernama Alan (27) diterkam buaya,”ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung memberangkatkan 1 team rescue Kansar Tarakan untuk melakukan pencarian yang dilengkapi dengan Rescue Car D-Max 1 Unit, RIB 02 Tarakan dan peralatan komunikasi.

“Korban yang beralamat di RT 15 Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan itu dikabarkan alami kondisi membahayakan manusia tersebut pada malam Selasa
Kami juga berkoordinasi dengan potensi yang ada di lapangan untuk melakukan pencarian pada 1 orang korban. Estimasi waktu tiba yaitu sekitar pukul 10.50 WITA,” ujarnya.

Saat melakukan operasi pencarian kondisi cuaca yakni berawan dan gelombang dengan ketinggian 0,5 sampai 1 meter.
Tim SAR gabungan yang dikoordinir oleh Kantor SAR Tarakan menghentikan sementara operasi pencarian di perairan Mangkudulis, Kabupaten Bulungan pada Selasa (9/11/2021) lalu.

“Hasil pencarian dinyatakan nihil. Operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 17.30 WITA dan akan dilanjutkan besok pagi,” terang Amiruddin.

Sampaikan Nota Pengantar Raperda RPJMD Harapkan Dukungan dan Kerjasama dari Seluruh Pihak
Porwakot I Tarakan Resmi Digelar, Cabor Bulutangkis Jadi Pembuka
RAHMAWATI TEGASKAN DUKUNGAN INDONESIA UNTUK PALESTINA DI SIDANG PUIC KE-19 DI JAKARTA
Acara TBM Indonesia Joint Action,  Akan di Ramaikan Dengan Seminar Literasi & Basar UMKM
Aliansi Tarakan Peduli Siap Gelar Aksi Galang Dana Untuk Sumatra dan Aceh
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?