By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Sambut Imlek, Warga Tionghoa Tarakan Laksanakan Ibadah Imlek
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Sambut Imlek, Warga Tionghoa Tarakan Laksanakan Ibadah Imlek

Redaksi
Last updated: 1 Februari 2022 01:37
Redaksi
Published: 1 Februari 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga selasa Malam (31/01)2022) kegiatan ibadah sembahyang menjelang Hari Raya Imlek 2020 besok, masih berlangsung di Klenteng Tao Pek Kong Jalan Teuku Umar, Kelurahan Pamusian. Kegiatan sembahyang umat Konghucu sudah berlangsung sejak pagi tadi.

Saat dikonfirmasi, Ketua Majelis Tinggi Kong Hu Cu Tarakan, Ayi Dianto, kegiatan ibadah sembahyang malam ini sendiri adalah puncak ibadah yang wajib dilakukan umat Konghucu.

Sementara itu untuk ibadah besok pagi hanya datang sembahyang dupa. Selanjutnya silaturahmi dengan keluarga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Inti ibadahnya malam ini. Kalau besok kami merayakan tanggal satu hari besar China. Malam ini sembahyang malam penyambutan hari Imlek,” urainya.

Dalam ritual sembahyang dilakukan kata pria yang akrab disapa Koko Ayi ini, ada tujuh rangkaian atau tahapan gerakan yang harus dilakukan jemaat.

“Jadi untuk di luar pintu masuk, itu untuk ke Dewa Langit penjaga kiri dan kanan. Kemudian di tengah itu Taok Pek Kong, lalu di altar ada Dewi Quan In, Quan Hong dan Dewa Bumi,” sebutnya.

Untuk di altar, ada patung Dewi Quan In dan bersanding bersama Sang Budha Sidarta Gautama. Di altar bagian tengah ada patung Quan Hong, dewa yang ada di klenteng.

“Di sebelah kiri itu kami melakukan penghormatan kepada Dewa Bumi, Utik Kong, penjaga bumi kita tetap aman dan tentram,” pungkasnya.

Pegadaian Area Tarakan Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Mengetuk Pintu Langit
Pemilik Usaha Kayu Diwajibkan Urus Izin
Kaum Muda Rawan Terpapar Ideologi Ekstrim, Aktivis Terorisme Berikan Kuliah Umum Cegah Paparan Radikal Pada Mahasiswa
Tertimbun Tanah Galian, Seorang Lansia Berhasil Diselamatkan
Gubernur Minta Permukiman di Atas Bukit Dapat Pengawasan Pemerintah
Share This Article
Facebook Email Print
21 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?