By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tingkatkan Perlindungan Anak, DP3APPKB Bentuk Kader PPATBM
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Tingkatkan Perlindungan Anak, DP3APPKB Bentuk Kader PPATBM

Redaksi
Last updated: 22 Maret 2022 00:07
Redaksi
Published: 22 Maret 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Pemerintah Indonesia memang telah mengeluarkan kebijakan dan melaksanakan berbagai program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan kepada anak. Akan tetapi, berbagai program tersebut belum mampu menbendung kejadian-kejadian baru kekerasan terhadap anak.

Hal ini terjadi karena upaya perlindungan anak belum banyak menekankan pada pencegahan dan belum dilakukan secara terpadu dengan melibatkan keluarga, anak dan masyarakat secara bersama-sama.

Dalam hal ini, DP3APPKB bersama instansi terkait lainya membetuk Kader Perlindungan Perempuan dan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PPATBM). Selanjutnya, terbentuknya kader ini diawali dengan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak bagi kader PPATBM.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dengan adanya PPATBM dilingkup kelurahan dapat melakukan pencegahan dan penanganan apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak diskup kelurahan,” terang Alghifari Smith Peksos Profesional Dinsos Pm Tarakan, (21/03/2022).

Adanya PPATBM, tambah dia, guna membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak dan perempuan dari tindakan kekerasan yang tidak boleh kita biarkan. Dengan makin maraknya kejadian terkait kekerasan kepada anak yang cenderung meningkat, pemerintah dapat lebih masif lagi untuk membentuk PPATBM di sejumlah kelurahan bahkan di bawah tingkat kelurahan, dan lebih memperhatikan terkait anggaran.

“Saya kira ini diseting oleh DP3APPKB supaya tau persis apa itu PPATBM sehingga dalam hal peroses penganggaran Musrembang dan sebagainya itu bisa menjadi masukan agar diberikan anggaran operasional, supaya PPATBM ini lebih berkembang kedepannya,” tutupnya. (*)

Tengelam, Perahu Nelayan Diduga Tertabrak Ponton
Kapolres Tarakan Akan Sosialisasikan E-TLE Saat Pelaksanaan Operasi Zebra
Porwada 1 Kaltara Berakhir, Tarakan Sabet Juara Umum
Aktivis DemoCrazy Tarakan Kibarkan Bendera Merah Putih & One Piece, Sindir Larangan yang Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat
Maksimalkan Produksi Pangan, Kaltara Diharapkan Menjadi Suplai Pangan IKN
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?