By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy Produksi Belgia dilarang Beredar di Pasaran
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KesehatanRagamTarakan

Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy Produksi Belgia dilarang Beredar di Pasaran

Redaksi
Last updated: 13 April 2022 21:08
Redaksi
Published: 13 April 2022
Share
SHARE

Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy dilarang Beredar di Pasaran

TARAKAN – Adanya temuan bakteri Salmonela pada salah satu makanan yang digemari anak-anak yakni brand Kinder akhirnya membuat produk asal Belgia Kinder Joy dilarang beredar di pasaran.

Diketahui, kandungan bakteri pada Kinder Joy dapat menyebabkan gejala ringan seperti diare, demam, dan kram perut. Sejauh ini POM RI menemukan sedikitnya 63 anak-anak mengalami dampak ringan setelah mengonsumsinya. Hal itu diungkapkan Kepala Badan POM Kota Tarakan, Hariyanto Baan saat dikonfirmasi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Atas dasar ini pula Badan POM RI melakukan penarikan semua jenis brand Kinder untuk melindungi masyarakat dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Kami akan melakukan random sampling dan pengujian di seluruh wilayah Indonesia terhadap produk merek Kinder yang terdaftar,”tuturnya. (13/04/2022).

Sementara waktu, Badan POM akan menghentikan peredaran produk merek Kinder untuk sampai waktu yang belum dipastikan. Diketahui, produk kinder Joy yang beredar saat ini berasal dari India. Oleh Karena itu, produk Kinder Joy asal India dapat beredar di Indonesia. Namun, karena merebaknya kabar buruk ini, pihaknya tidak mau kecolongan dan memastikan apakah produk ini aman atau tidak.

“Jadi peredarannya dihentikan dulu sampai hasil pengujian dari Badan POM keluar. Tapi bukan berarti yang dari India ini mengandung Salmonela ya hanya kita mau cek saja” tuntasnya.

Tingkatkan Perlindungan Anak, DP3APPKB Bentuk Kader PPATBM
RAMADHAN, MENYEIMBANGKAN IMAN DAN ILMU Oleh: Muhammad, S.Kom., M.Kom. Dosen STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tarakan
Dalam Kondisi Kosong, Sebuah Rumah Nyaris Ludes Dilahap Si Jago Merah
Antisipasi Banjir Rob, BMKG Bakal Hadirkan Alat Pengukur
Aturan Sepihak Pedagang Amal, Pengunjung Weekend Resah
Share This Article
Facebook Email Print
532 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?