By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kurangi Kasus Banjir, Ini Wilayah Yang akan Ditanggani DPUTR
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
PemerintahanTarakan

Kurangi Kasus Banjir, Ini Wilayah Yang akan Ditanggani DPUTR

Redaksi
Last updated: 20 April 2022 23:21
Redaksi
Published: 20 April 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga saat ini perkara banjir di Kota Tarakan masih menjadi persoalan krusial yang belum terpecahkan. Bahkan, setiap tahun intensitas banjir semakin besar dan semakin sering terjadi. Sehingga tak ayal, banjir kerap menjadi belenggu masyarakat Kota Tatakan yang sulit beraktivitas secara normal saat banjir datang.

Saat dikonfirmasi, Kabid Perairan dan Pengendalian Banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan, Sabudi menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya akan melakukan pelebaran pada jembatan di samping masjid Darussalam.

“Sejauh ini kami terus berupaya mengatasi persoalan banjir di Kota Tarakan. Tahun ini kami akan melakukan pelebaran pada jembatan dengan harapan mengurangi banjir. Namanya banjir kita bicara sistem drainase dan penanganan, kalau di area itu dilebarkan semua juga harus, tapi bertahap,” jelasnya

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dijelaskannya, saat ini pihak konsultan sedang melakukan perencanaan terhadap pelebaran tersebut. Namun, pemukiman warga saat ini juga menjadi kendala dalam hal penanganan banjir.

“Kendalanya masalah lahan masyarakat karena ada analisa hidrologi, air yg dari Kampung Bugis besar debitnya segini, kalau perlu dilebarkan ya kita ikuti berdasarkan itu, tapi harus ada pembebasan (lahan),” kata Sabudi.

Disinggung soal target pengerjaan, Sabudi menuturkan menunggu hingga konsultan selesai melakukan perencanaan. Nantinya, akan segera di garap sekitar bulan Juni hingga Juli. Begitupun yang terjadi dengan wilayah rawan banjir lainnya yaitu Karang Balik, Gang Penguhulu. Saat ini konsultan juga tengah melakukan analisis pada lokasi tersebut.

“Kalau anggaran belum, masih dibahas (konsultan), kalau tidak hari ini ya besok konsultan mau presentasi ke kami, mudah-mudahan bulan 5 atau 6 itu mulai tender dan bulan 6 atau 7 dikerjakan secara bertahap,”tukasnya.

Di Depan Menhub, Gubernur Zainal Minta Pembangunan KIHI Libatkan Pengusaha Lokal
Wali Kota Tarakan Khairul Berikan Pembekalan Alumni STMIK PPKIA: “Alumni Teknologi Informasi Sangat Dibutuhkan
Ternak Ayam Petelur H. Mochtar di Baloy Mayo Jadi Percontohan Usaha Produktif Masyarakat Tarakan
Bangga Atas Komitmen Pemerintah Pusat
BPBD Gelar Sosialisasi Penyusunan RPB
Share This Article
Facebook Email Print
84 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?