By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KesehatanRagam

Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri

Redaksi
Last updated: 8 Mei 2022 09:01
Redaksi
Published: 8 Mei 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Kasus penyakir hepatitis akut yang misterius tengah merebak. Gejala awal dugaan anak terkena hepatitis akut misterius ialah gangguan pada pencernaan yaitu diare, mual, muntah, sakit perut, hingga terkadang disertai demam ringan.

Jika gejala awal dibiarkan akan berlanjut pada kondisi mata dan kulit yang menguning serta pasien mengeluarkan urine berwarna seperti teh dan buang air besar berwarna pucat.

Meskipun belum ditemukan penyebab pasti dari fenomena hepatitis akut misterius ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan dr. Devi Ika menuturkan, terdapat beberapa langkah pencegahan dari penyakit tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Penyakit ini kan baru dan perlu adanya penelitian lebih lanjut. Namun, saya menitipkan beberapa pesan kepada masyarakat Tarakan,” terang dr Devi, Sabtu (6/5/2022).

Adapun pesan-pesan tersebut, antara lain meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita yang belum tentu kebenarannya.

“Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya berita yang sumbernya tidak jelas. Sehingga hal-hal ini justru memicu kepanikan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dirinya meminta masyarakat untuk mengikuti imbauan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan sebagai bentuk pencegahan awal.

Di antaranya mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Dokter Devi menyebut Dinas Kesehatan Kota Tarakan melalui tim surveilans sudah melakukan pemantauan kasus-kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) termasuk penyakit hepatitis misterius ini.

“Sosialisasi pencegahan kepada masyarakat sudah dilakukan melalui sosial media dengan melanjutkan imbauan dari Kementrian Kesehatan terkait upaya pencegahan,” pungkasnya.

Kabupaten Malinau Tampil Memukau di Parade Tari Nusantara ke-41 TMII 
Perayaan Pesta Panen di Desa Sapari KTT
Townhall Muda Yogyakarta Dorong Kampus Bebas Kekerasan Seksual
Penularan Omicron Didominasi Pelaku Perjalanan
Maksimalkan Hasil Prikanan, Pemprov Kaltara dan Japfa Group Bangun Kerjasama
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?