By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kuota Haji Turun, Sebagian Calon Jemaah Belum Lengkapi Dokumen
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Kuota Haji Turun, Sebagian Calon Jemaah Belum Lengkapi Dokumen

Redaksi
Last updated: 10 Mei 2022 20:22
Redaksi
Published: 10 Mei 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang berhak berangkat tahun 1443 H/2022 M pada Minggu (8/5/2022). Khusus Kota Tarakan, pada musim haji tahun ini mendapat kuota sebanyak 67 jemaah.

“Tahun ini Tarakan mendapat kuota 67 orang ditambah 13 cadangan. Jika di antara 67 ini, ada yang membatalkan maka di ganti dengan 13 orang tersebut,” kata H Muhammad Aslam, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Tarakan, Senin (9/5/2022).

Menurut Aslam, kuota 67 jemaah haji Kota Tarakan adalah yang terbesar di Kalimantan Utara. Disusul Nunukan, Bulungan, Malinau, dan KTT.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Jadi total, Kaltara mendapat kuota jemaah haji sebesar 190 orang,” katanya.

Ia menyebut dibanding tahun lalu, kuota tahun ini memang lebih sedikit. Sebab, kata Aslam, keberangkatan sebelumnya Tarakan mendapat kuota sebanyak 151 orang.

“Tahun ini memang lebih sedikit karena hanya 45,6 persen saja yg berangkat se Indonesia,” ungkapnya

“Ada beberapa jemaah yang belum melengkapi dokumen paspor. Karena beberapa jamaah paspornya mati. Selain itu, ada beberapa jemaah yg belum melakukan vaksin booster,” ujarnya.

Untuk itu, kata Aslam, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para jemaah Selasa (10/5/2022) di Dinas Kesehatan Kota Tarakan saat melakukan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji.

Tarif Baru Ferry Tarakan – Sebawang Resmi Berlaku, Hindari Ancaman Penghentian Layanan
Diikuti Puluhan Peserta, Yayasan Pendidikan Ulul Albab Gelar Bimtek Kepada Guru
Penuhi berbagai Layanan Mudik, Posko Angkutan Lebaran Dioperasikan
SOCIOLLA Resmi Dibuka di Tarakan Mall, Warga Kini Lebih Mudah Dapatkan Skincare dan Parfum Favorit
Dapat Aduan dari Warga Pantai Amal, Komite III DPD RI Ingatkan Hasil Kesepakatan Bersama
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?