By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Cegah Protes Masyarakat, Personil Polisi Diturunkan Jaga SPBU
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Cegah Protes Masyarakat, Personil Polisi Diturunkan Jaga SPBU

Redaksi
Last updated: 4 September 2022 21:28
Redaksi
Published: 4 September 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Setelah BBM Bersubsidi resmi diumumkan naik, kini masyarakat terkenai Panik Buying yang membuat antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) membludak. Sehingga dengan kondisi itu membuat Polres Tarakan menurunkan personilknya untuk menjaga SPBU.

Saat diwawancara, Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia, melalui Kapolsek Tarakan Barat IPTU Bahyudin Mappema, penjagaan dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan antrean yang cukup tinggi karena dampak terjadinya kenaikan harga BBM yang disubsidi pemerintah.

“Kami melaksanakan pengawasan dan pengamanan agar tidak terjadi antrean panjang di dalam SPBU. Termasuk mengantisipasi muncul kelompok yang tidak menyetujui BBM Subsidi dinaikkan harganya,”ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjutnya, Kapolsek Tarakan Barat personil disiaplan sebagai bentuk mengantisipasi adanya kelompok masyarakat tidak menerima atau bisa potensi membuat situasi tidak aman khususnya di area SPBU.

“Untuk jumlah personel yang diturunkan di SPBU Jalan Mulawarman sebanyak 15 orang. Pantauan ini akan berlanjut sampai kondisi sudah membaik. Kami akan terus melakukan pengamanan sampai situasi kondusif di Tarakan,” jelasnya.

Diwajibkan Tutup Selama Ramadhan, Pemkot Tarakan Keluarkan Surat Edaran Kepada THM
Relawan Barista Tarakan, Siap Menangkan ZIAP Pimpin Kaltara 2 Periode
Hadiri Sertijab Kaper BPK, Gubernur Meminta Instansi Tetap Transparan Pada BPK
Berpolemik, Dirut PDAM Beberkan Perlakuan eks Pj Wali Kota
Buntut Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, DPD-RI Akan Panggil Menpora dan PSSI
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?