By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Masih Penyidikan, Sopir Truk Kecelakaan Maut Disebut Lalai?
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Masih Penyidikan, Sopir Truk Kecelakaan Maut Disebut Lalai?

Redaksi
Last updated: 30 Januari 2023 00:24
Redaksi
Published: 30 Januari 2023
Share
SHARE

TARAKAN – Kecelakaan maut yang menewaskan satu korban jiwa di depan gudang barang di Gunung Belah Jalan P. Diponegoro pada Selasa lalu (24/01/2023) masih dalam status penyelidikan. Tapi begitu Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rully Zuldh Fermana menyebut hingga kini pihaknya masih melakukan penahanan terhadap sopir truk.

“Setelah kami melakuka pemeriksaan, (saksi-saksi) jadi yang tidak diuntungkan adalah truk. Itu marka jalan lurus dan manuver truk dilakukan secara spontan. Tidak ada lampu sen juga,” ujarnya.

Dalam kecelakaan tersebut, barang bukti kendaraan truk berwarna merah dengan plat KU 8992 GB masih dalam penguasaan Satlantas Polres Tarakan. Namun pihak pemilik truk telah berupaya melakukan komunikasi kepada keluarga korban.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami (Satlantas) siap memfasilitasi pihak yang terkait. Pemeriksaan tetap jalan juga. Apa yang menjadi hasil dari pertemuan pihak korban dengan pihak truk akan diterima. Hal ini memang sudah seharusnya dilakukan karena menyebabkan korban meninggal dunia,”katanya.

Sementara untuk indikasi penetapan tersangka sendiri tentu berdasarkan dengan penyidikan yang nantinya pihaknya lakukan. Dalam hal ini ia menegaskan sopir truk dinyatakan lalai dalam laka ini.

“Tentu kalau kita sudah buka penyidikan pasti ada tersangkanya. Dan korban juga ada. Tapi kan proses pemeriksaannya masih berjalan dari pihak truk juga sudah ada upaya. Kita tunggu saja perkembangannya. Betul (lalai). Kalau dilihat dari CCTV juga pengendara motor (korban) sudah terseret duluan,”tandasnya.

Jadi Sambilan Kurir Sabu, Seorang Pekerja Kapal Ditangkap Polisi
Gedung Mulai Dibangun, McDonalds Akan Hadir di Tarakan
Dirut PDAM Tarakan Kaget Disebut Rugi Rp 202 Miliar: “Kalau Benar, Kami Sudah Tutup!”
Sengketa Dengan Perusahaan Lokal, Pemkab KTT Minta Arahan Pemprov Kaltara
Marak Balap Liar dan Kenakalan Remaja, Polres Tarakan Gelar Patroli
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?