By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Ajak Stakeholder Dukung Pembangunan Pabrik Minyak Goreng di Kaltara
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Ajak Stakeholder Dukung Pembangunan Pabrik Minyak Goreng di Kaltara

Redaksi
Last updated: 1 Oktober 2025 16:55
Redaksi
Published: 1 Oktober 2025
Share
SHARE

TARAKAN– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Pabrik Minyak Goreng di Kaltara, yang digelar di Ruang Pertemuan Hotel SwissBell Tarakan, Selasa (30/9).

Dalam kesempatan itu turut hadir juga Pelaksana Tugas (Plt). Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Republik Indonesia (RI), Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS), asosiasi petani, serta perwakilan pemerintah pusat dan daerah.

“Insyaallah pabrik minyak goreng ini akan kita bangun di Kaltara. Ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kaltara, tapi kalau bisa lebih, kita ekspansi ke wilayah Borneo,” kata Gubernur Zainal.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gubernur Zainal menyampaikan bahwa rencana pembangunan pabrik minyak goreng di Kaltara ini merupakan cita-cita lama yang sudah ia impikan sejak tiga tahun lalu.

Rapat ini juga diadakan sebagai tindak lanjut atas arahan langsung dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman di agendakan turut hadir dalam rapat ini namun harus kembali ke Jakarta, meski demikian, semangat pembahasan tidak surut.

Gubernur menuturkan pembangunan pabrik minyak goreng tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan penuh dari para pemilik PKS. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk bersama-sama mendukung terwujudnya pembangunan pabrik di Bumi Benuanta.

“Tanpa dukungan dari PKS yang ada di Kaltara, pembangunan pabrik ini tidak akan ada artinya. Kita harapkan bahan baku dari 20 PKS di Kaltara bisa menyuplai produksi pabrik nantinya,” tegasnya.

Di sesi diskusi tersebut, dia juga mendengar secara langsung dan menampung masukan dan saran, dari kapasitas produksi masing-masing PKS, dari harian maupun bulanan, hingga mekanisme kontrak atau kerja sama ekspor yang selama ini dijalankan.

Menurutnya, informasi tersebut akan menjadi dasar utama dalam perencanaan pembangunan pabrik minyak goreng agar sesuai dengan kondisi lapangan. “Tidak hanya berfokus pada sisi industri, tetapi hingga peran penting petani plasma dalam ekosistem kelapa sawit di Kaltara,” jelasnya.

Lebih jauh, Gubernur Zainal berharap petani plasma dapat dihimpun dalam wadah asosiasi yang serupa dengan yang sudah berjalan di provinsi lain, seperti SIAT (Sumatera Selatan).

“Kita perlu data berapa ribu petani plasma yang ada di Kaltara dan luasan lahan sawit yang mereka miliki, ini penting agar mereka juga bisa menyuarakan aspirasinya melalui asosiasi. Kami mohon bimbingan dari Pak Setyono agar petani plasma di Kaltara bisa lebih terorganisir dan sejahtera,” ucapnya.

Rakor ini menjadi langkah awal konkret dalam mewujudkan kemandirian industri minyak goreng di Kaltara, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

Gubernur Zainal berharap melalui pembangunan pabrik minyak goreng ini akan memberikan manfaat luas, terutama dalam menstabilkan harga bahan pokok dan inflasi daerah, serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat di Kaltara. (dkisp)

Kampus BIRU Jalin Kerja Sama Strategis dengan JNE, Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa dan Alumni
Wagub Yansen TP Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-62
Area Blank Spot Perlu Penanganan Serius
Terpilih Jadi Ketua Komite III DPD RI, Begini Tanggapan Hasan Basri
Zainal Ingkong Sudah Bekerja Bangun Daerah
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?