By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Antisipasi Bencana Melalui Kampung Siaga Bencana
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Antisipasi Bencana Melalui Kampung Siaga Bencana

Redaksi
Last updated: 29 Oktober 2021 19:08
Redaksi
Published: 29 Oktober 2021
Share
SHARE

MALINAU – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Dr Yansen TP M.Si turut hadir dalam pelaksanaan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Desa Pulau Sapi, Kamis (28/10/2021).

Wagub mengungkapkan Indonesia adalah salah satu negara yang begitu rawan terhadap bencana. Di mana hampir semua wilayah dan masyarakatnya rentan menjadi korban bencana.

“Hal ini disebabkan karena Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia,”kata Wagub.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Belum lagi ulah manusia yang mengksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan tanpa memikirkan keberadaan alam yang ada di sekitar.

Hal ini justru membuat eskalasi bencana semakin terus meningkat. Karena itu dibutuhkan pemetaan terhadap potensi kerawanan bencana alam oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara.

“Sebab potensi bencana di Kaltara cukup besar, sehingga kita harus melakukan pemetaan sejak dini sebagai upaya mengantisipasinya,” jelas Wagub.

Salah satu upaya mengantisipasi terjadinya bencana adalah dengan membentuk Kampung Siaga Bencana. Ini merupakan wadah formal penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Wagub berharap melalui Kampung Siaga Bencana risiko bencana dapat dikurangi dengan menggunakan metode pendekatan langsung ke masyarakat.

“Mudah-mudahan melalui pendekatan ini pengurangan bencana di wilayah Kaltara dapat segera terwujud,” tuntasnya.

Penerimaan Pajak Daerah Sudah 52,09 Persen, Gubernur Optimis Capai Target
Optimis Terhadap Kebangkitan Ekonomi, Istana Intruksikan Daerah Segera Belanjakan APBD
Diduga Imbas Tuntut THR, Sopir DLH Tarakan Diberhentikan Setelah 10 Tahun Mengabdi
Bukan Hanya Mengurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Mengalirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry
Keluarga Khaeruddin Arief Hidayat Soroti Dugaan Diskriminasi Hukum dan Mandeknya Pembebasan Bersyarat
Share This Article
Facebook Email Print
53 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?