Asap Karhutla Memburuk, Pemkab Malinau Bagikan Masker dan Terapkan Belajar dari Rumah

Redaksi

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau bersama tim gabungan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik pada Selasa, 1 September 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian masker dilakukan di enam lokasi, yakni Simpang Empat Jembatan Kota, Simpang Empat Terminal, Simpang Tiga Tanjung Belimbing, Simpang Tiga Kuala Lapang, Simpang Empat Batu Lidung, serta Simpang Empat Jembatan Malinau Seberang.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia (PMI), Relawan RMPB, serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait lainnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus edukasi kepada masyarakat menyikapi kondisi kualitas udara yang terdampak asap.

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah menerapkan kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) selama dua hari, Selasa dan Rabu, bagi peserta didik tingkat PAUD hingga SMP.

“Kita sudah berlakukan edaran untuk sekolah tingkat SMP ke bawah untuk selama dua hari ini melakukan belajar dari rumah,” ujar Ernes.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan agar anak-anak lebih terlindungi dan berada dalam pengawasan orang tua selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.

Ernes mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kalau tidak ada kepentingan, tidak usah aktivitas di luar rumah. Selama dua hari ini kita evaluasi apakah nanti ada perpanjangan,” katanya.

Selain masyarakat umum, Ernes juga mengingatkan para peladang, pekebun, dan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan hutan agar lebih berhati-hati serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Malinau menyatakan kondisi tersebut terus dipantau bersama Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, dan instansi terkait.

Pembagian masker juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan pernapasan sekaligus mencegah dampak buruk paparan asap.

Pemkab Malinau mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi dan arahan resmi pemerintah, serta membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum kembali membaik. (****)

Share This Article