By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Bakal Meriah, Pawai HUT Tarakan bakal Diramaikan Mobil dan Sepeda Hias
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Bakal Meriah, Pawai HUT Tarakan bakal Diramaikan Mobil dan Sepeda Hias

Redaksi
Last updated: 13 September 2022 20:27
Redaksi
Published: 13 September 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tarakan yang ke 25, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bersiap menggelar pawai Pekan Budaya Daerah akan dilaksanakan pada Kamis (6/10/2022) mendatang. Dalam mematangkan persiapan tersebut, pemerintah terus melakukan rapat persiapan Pekan Kebudayaan Daerah dan Iraw Tengkayu XI Tahun 2022 bersama seluruh stakeholders terkait.

Saat dikonfirmasi, Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, memjelaskan persiapan Pekan Kebudayaan Daerah yang juga rangkaian dari kegiatan Festival Iraw Tengkayu, Disbudporapar Kota Tarakan menjadi leading sector pelaksanaan rangkaian Iraw salah satunya Pekan Budaya.

“Memang ada beberapa kegiatan yang disarankan agar bisa meramaikan even tersebut. Pertama peserta ditambah karena kemarin hanya mobil yang mengikuti.
Saya suruh tambah pejalan kaki dan sepeda rias. Motor tidak boleh karena tingkat kerawanannya cukup tinggi. Sepeda rias termasuk pejalan kaki silakan,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dobeberkannya, nantinya peserta akan dinilai tim juri termasuk ada uang pembinaan yang disiapkan walaupun nilainya tidak begitu besar. Adapun kategori peserta ialah mobil rias, sepeda rias dan pejalan kaki.

“Tetapi finishnya pejalan kaki tidak sama sepeda rias dan mobil karena dipertimbangkan. Mungkin untuk pejalan kaki cuma sampai di Sebengkok depan Satrol Lantamal XIII,” beber Khairul.

“Untuk mobil start berangkat dari Stadion Datul Adil dan finish kembali ke Stadion Datu Adil Kota Tarakan.Tidak ada batasan peserta. Kami meminta khusus budaya yang menggunakan sajam, tidak diperkenankan membawa yang asli. Yang diperbolehkan yang imitasi, replica karena kit aini budaya, dalam rangka menjaga meramaikan. Memberikan pendidikan yang baik kepada masyarakat,” jelas dia.

Pentingnya Pendidikan Bagi Anak, Begini Tanggapan DP3AP2BK
DKUMP Imbau Masyarakat Tidak Suplai Minyak Goreng ke Daerah Lain
Pegang Kemudi PKS Muda, Adyansa; Anak Muda Jangan Takut Berpolitik
Pemilik Usaha Kayu Diwajibkan Urus Izin
Pemprov Kaltara Dukung APKASINDO Tingkatkan Produktivitas Petani Kelapa Sawit
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?