Beragam Tarian Warnai Penutupan TMMD ke-126 di Labanan, Simbol Sinergi TNI dan Rakyat

Redaksi

BERAU – Kegiatan penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Labanan, Kabupaten Berau, pada Jumat (7/11/2025) berlangsung meriah dan penuh makna. Sejumlah tarian daerah turut mewarnai jalannya upacara, mencerminkan semangat kebersamaan dan keberagaman budaya masyarakat setempat.

Upacara tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian program TMMD yang selama ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, dengan tujuan mempercepat pembangunan serta memperkuat persatuan dan kesatuan di wilayah pedesaan.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrem 091/ASN, Pangdam VI/Mulawarman menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan TMMD. Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat juang, ketahanan sosial, dan jiwa nasionalisme di tengah masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“TMMD bukan hanya tentang membangun jalan dan jembatan, tetapi juga membangun semangat juang dan ketahanan bangsa. Jadikan setiap langkah dan keringat yang tercurah di lapangan sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat dan negara,” pesan Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, mulai dari ancaman keamanan, potensi perpecahan sosial, hingga dampak negatif perkembangan teknologi digital. Karena itu, prajurit TNI diharapkan tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial dan wawasan kebangsaan yang luas.

“Prajurit TNI harus menjadi penjaga ketenangan rakyat, pelindung dari segala bentuk ancaman, serta motor penggerak pembangunan di wilayahnya. Teruslah berbuat yang terbaik, tulus, dan ikhlas untuk negeri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan semangat belajar bagi setiap prajurit. Pendidikan, menurutnya, adalah kunci untuk menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai pengabdi bangsa.

“Bangunlah negeri dengan ilmu, kerja keras, dan hati yang bersih. Jadilah prajurit yang tidak hanya kuat di medan tugas, tetapi juga bijak dalam mendidik dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Penutupan TMMD ke-126 ini juga ditandai dengan penyerahan hasil program pembangunan kepada pemerintah daerah, meliputi sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur pedesaan yang telah selesai dibangun selama pelaksanaan program.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan berbagai tarian daerah yang menggambarkan semangat persatuan, cinta tanah air, dan kedamaian di Bumi Batiwakkal, Kabupaten Berau.(****)

Share This Article