MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., secara resmi membuka Pelatihan Public Speaking dan Master of Ceremony (MC) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tebengang, Kamis (22/10/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Wempi mengapresiasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum dan menjadi pembawa acara merupakan keterampilan penting yang tidak hanya membutuhkan keberanian, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, membangun kepercayaan diri, serta menciptakan suasana acara yang tertib, menarik, dan bermakna.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan di desa maupun kecamatan masing-masing.
Penerapan keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan adat dan budaya, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.
Bupati Wempi menegaskan, pelatihan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Malinau agar semakin kreatif, komunikatif, dan percaya diri. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengambil peran dalam berbagai kegiatan di lingkungan masing-masing.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12 Tahun 2026 sebagai momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan adat dan budaya daerah.
Semangat gotong royong dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menyukseskan perayaan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Kabupaten Malinau.
Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Malinau yang memiliki kemampuan komunikasi dan keterampilan menjadi pembawa acara secara profesional, sehingga dapat mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintahan, adat, budaya, dan kemasyarakatan.(****)




