By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Datangkan Investor Australia, PLTA Sungai Kayan Siap Dibangun
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Datangkan Investor Australia, PLTA Sungai Kayan Siap Dibangun

Redaksi
Last updated: 21 Mei 2021 00:30
Redaksi
Published: 21 Mei 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR– Pemprov Kaltara Resmi membangun kerjasama kepada perusahaan Australia, Fortescue Future Industries Pty Ltd, anak usaha Fortescue Metals Group dalam mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

Kerjasama tersebut ditandai dengan suntikan investasi sebesar Rp180 triliun. Saat dikonfirmasi, Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang menuturkan pembangunan proyek PLTA akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Insya Allah tahun ini investor dari Australia akan masuk melaksanakan pembangunan proyek PLTA. Itu nilai investasinya lebih kurang Rp 180 triliun,” ujarnya, (20/6).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain PLTA, kata Gubernur Zainal, rencananya investasi ini juga akan masuk ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Bulungan.

“Diperkirakan kegiatan pada investasi mega proyek ini akan bisa merekrut lebih kurang 7000 tenaga kerja. Tentu ini akan menjawab masalah pengangguran di Kaltara ini,” lanjut dia.

Sementara, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Yansen TP menuturkan, investasi hijau perlu didorong untuk mengoptimalkan keberlangsungan lingkungan selain juga tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, Pemerintah sudah mengungkap rencana pembangunan proyek kawasan industri hijau terintegrasi berbasis hydropower yang akan dibangun di Kaltara.

Kawasan industri yang luasnya mencapai 12.500 hektar itu bahkan menjadi salah satu kawasan industri hijau terbesar di dunia.

“Kita punya potensi yang bisa menghasilkan energi. Tapi dulu kita tidak punya kebijakan itu. Nah, sekarang kita sudah punya kebijakan itu,” kata Yansen.

Yansen berharap para investor yang masuk bisa serius dan memiliki komitmen. Jangan hanya sekadar hanya untuk mendapatkan kesempatan atau mendapatkan izin, tapi harus diwujudkan.

“Harapan kita, izin itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Tentu dengan cara progres pekerjaan harus jelas,” pungkasnya

Arak-Arakan Vespa ke Kampung Nelayan, Tri Antar Langsung Hadiah Grand Prize ke Rumah Pemenang di Tarakan
Eks Ketua Relawan Bosan Janji Palsu Zainal-Yansen
Sasar Warga Kurang Mampu, Pemprov Berikan Bantuan Sambungan Listrik Gratis
Gubernur Apresiasi Semangat Kader PKK
PNM Tarakan Gelar Maulid Nabi, Bantuan Pendidikan dan Sembako Disalurkan kepada Anak Yatim
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?