TARAKAN, KALTARA – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tarakan resmi memulai babak kepengurusan baru. Adyansa secara resmi dilantik sebagai Ketua BPC HIPMI Tarakan dalam acara pelantikan yang digelar di Hotel Royal Tarakan, Sabtu (20/12/2025).
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Kalimantan Utara, Ade Kurniawan, dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.
Dalam sambutannya, Adyansa menegaskan bahwa amanah sebagai Ketua BPC HIPMI Tarakan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk merangkul serta memajukan pengusaha muda di Kota Tarakan.
Menurutnya, salah satu tantangan utama yang dihadapi generasi muda saat ini adalah menjaga konsistensi dalam berwirausaha di tengah ketatnya persaingan.
“Banyak anak muda yang punya niat menjadi pengusaha, tetapi belum tentu mampu bertahan. Kepengurusan HIPMI Tarakan yang baru ini ingin memastikan para pengusaha muda tidak hanya membuka usaha, tetapi mampu naik kelas dan berkembang menjadi pengusaha yang berkelanjutan,” ujar Adyansa.
Untuk mewujudkan hal tersebut, HIPMI Tarakan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui kolaborasi dengan sektor perbankan guna mempermudah akses permodalan serta penguatan manajemen keuangan bagi pelaku usaha muda.
Selain itu, HIPMI Tarakan juga akan memberikan edukasi dan pemahaman kepada anggotanya bahwa jatuh dan bangun dalam dunia usaha merupakan proses yang harus dihadapi dengan mental yang kuat.
Dengan latar belakangnya di bidang properti, Adyansa juga menyatakan kesiapan HIPMI Tarakan untuk bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah. Salah satu program yang direncanakan adalah dukungan terhadap penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Ke depan, kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tarakan untuk mendukung program Rumah DP 0 persen. Secara pribadi, saya telah membangun sekitar 300 unit rumah di Tarakan, dan secara nasional lebih dari seribu unit pada tahun lalu,” ungkapnya.
Tak hanya itu, HIPMI Tarakan juga menaruh perhatian serius pada pendidikan kewirausahaan sejak dini. Penguatan kaderisasi melalui HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) akan menjadi fokus agar mahasiswa memiliki bekal bisnis yang matang sebelum memasuki dunia kerja.
“Kami telah berkoordinasi untuk mengkader pengusaha baru di tingkat kampus. Harapannya, setelah lulus mereka tidak lagi bingung mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja,” tutup Adyansa.
Sementara itu, Wakil Ketua BPC HIPMI Tarakan, Harjo Solaika, menegaskan bahwa meskipun Tarakan merupakan wilayah kepulauan kecil, namun memiliki kepadatan penduduk serta potensi ekonomi terbesar di Kalimantan Utara.
“Cita-cita kami adalah menjadikan Tarakan sebagai ‘Kota Pengusaha’. HIPMI harus menjadi organisasi yang terorganisir dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” katanya.
Harjo juga menyatakan kesiapan pengurus baru untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, salah satu agenda utama HIPMI Tarakan ke depan adalah merangkul seluruh komunitas pengusaha agar dapat tumbuh bersama dalam satu ekosistem usaha yang solid.
Kegiatan pelantikan pengurus BPC HIPMI Tarakan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, jajaran pengurus BPD HIPMI Kaltara, perwakilan Forkopimda, DPRD Kalimantan Utara, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pelaku usaha, serta mahasiswa. (****)
EDITOR NASKAH BERITA : ARY Fokusborneo.com




