By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Dukung Program Presiden Prabowo, Bupati Nunukan Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Sekolah Rakyat di Wilayah Perbatasan Indonesia
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Nunukan

Dukung Program Presiden Prabowo, Bupati Nunukan Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Sekolah Rakyat di Wilayah Perbatasan Indonesia

Redaksi
Last updated: 16 April 2025 23:13
Redaksi
Published: 16 April 2025
Share
SHARE

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyiapkan lahan seluas 5 hektare di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, untuk pembangunan Sekolah Rakyat—program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengatakan bahwa kesiapan lahan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program nasional yang menyasar masyarakat ekonomi rendah, khususnya anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kerap mengalami kesulitan akses pendidikan.

“Kita sudah siapkan lahan untuk Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujar Irwan, saat ditemui pada Rabu (16/4/2025).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kabupaten Nunukan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia menjadi daerah transit utama bagi PMI. Persoalan sosial yang melibatkan PMI, termasuk anak-anak mereka yang putus sekolah akibat permasalahan orang tua di luar negeri, menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.

Irwan menyebut, saat ini Dinas Sosial Kabupaten Nunukan tengah melakukan pendataan ulang terhadap anak-anak usia sekolah yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Pemerintah pusat meminta agar daerah menyiapkan lahannya, dan kita sudah siapkan. Selanjutnya, kita menunggu tindak lanjut dari Kementerian Sosial,” jelasnya.

Dari data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan, pembangunan Sekolah Rakyat ini dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa, dari jenjang SD hingga SMA.

Rinciannya, akan dibangun 18 ruang kelas dua lantai untuk tingkat SD (dengan ukuran 7×8 meter), 9 ruang kelas dua lantai untuk SMP (7×9 meter), serta 9 ruang kelas dua lantai untuk SMA (8×9 meter).

Selain itu, konsep Sekolah Rakyat mengusung pendekatan inklusif, dengan menyediakan ruang dan fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas sebanyak 10 persen dari total kapasitas (universal design).

Fasilitas pendukung lainnya mencakup asrama dua lantai bagi siswa, asrama pengajar dua lantai yang dapat menampung 54 guru, serta gedung serbaguna dan gedung olahraga.

“Keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi solusi alternatif pendidikan yang sangat dibutuhkan, khususnya oleh anak-anak PMI yang selama ini kerap tidak memiliki akses pendidikan yang layak,” tambah Irwan.

Diketahui, Sekolah Rakyat adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk memberikan pendidikan gratis dan bermutu, lengkap dengan sistem asrama (boarding school), dari tingkat SD hingga SMA.

Jalan Rusak Krayan Selatan–Krayan Barat Kini Diperbaiki, Gunakan Dana BTT Pemprov
Persoalan Lahan Masyarakat Adat Dayak Agabag, Puluhan Orang Datangi Kantor PT. KHL
Jam Malam Pelajar Diberlakukan, PTKP HMI Nunukan Tekankan Penataan Lokasi Hiburan Malam
Pantau Perbatasan RI-Malaysia di Ambalat, Pangkoarmada II Datang Bersama KRI Martadinata-331
HMI Cabang Nunukan Dorong Kemandirian Kader, Bidang KPP Gelar Kerja Nyata
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?