By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Embung Persemaian Baru Mengalami Pengerukan Setelah 20 Tahun, Era Baru di Bawah Kepemimpinan Iwan Setiawan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Embung Persemaian Baru Mengalami Pengerukan Setelah 20 Tahun, Era Baru di Bawah Kepemimpinan Iwan Setiawan

Redaksi
Last updated: 13 Mei 2024 20:10
Redaksi
Published: 13 Mei 2024
Share
SHARE

TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan, gencar melakukan perbaikan, kali ini pengerukan penampungan air (Embung) Persemaian, yang selama hampir 20 tahun tahun tidak pernah dilakukan pengerukan

Kabag Humas PDAM Tirta Alam, Sunarto menjelaskan, pengerukan di Embung persemaian dilakukan selama 2 minggu dan per hari minggu tanggal 12 Mei 2024 pukul 17.00 wita telah dinyatakan selesai. Memang Embung Persemaian statusnya milik Pemkot Tarakan yang di Hibahkan kepada PDAM Tirta Alam Tarakan.

Pihak PDAM Tarakan Tengah mempersiapkan Pipa.

“Hari ini kita memulai pengisian air di Embung Persemaian, debit air yang mengalir baru 180 liter/det artinya ada penurunan debit air. Karena adanya stop sulpay dari embung persemaian dan adanya perbaikan dinding reservoir yang bocor maka debit sementara sekitar 180 ld, untuk normalnya adalah 245 ld, tapi estimasi kurang lebih 2 Minggu i atau sampai kemungkinan normal selama tidak ada gangguan yang berarti. Misalkan mati lampu atau pipa bocor,” jelas Sunarto di temui media pada Senin (13/05/24)

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selama proses pengerukan ada beberapa wilayah yang terdampak, mengakibatkan air tidak mengalir. Sunarto menjelaskan daerah Jembatan Bongkok, Jl. Gajah Mada, Jl.Cendrawasih, sebagian Karang Balik, Selumit Darat, Jl.Bhayangkara, Jl. Mulawarman, dan beberapa daerah lain.

Alat berat yang dikerahkan oleh Perumda PDAM Tarakan untuk mengeruk embung yang kedalaman nya mencapai 2 Meter.

Sunarto menambahkan, embung akan berfungsi normal kembali setelah proses pengisian air Embung Persemaian yang terdapat 2 Embung atas dekat wana wisata dan bawah yang dilakukan pengerukan.

Embung Persemaian ini 20 tahun tidak di keruk, bisa dibayangkan pendangkalan yang terjadi. Statusnya Embung Persemaian Milik Pemkot Tarakan yang di Hibah kan kepada PDAM Tirta Alam Tarakan. Baru di era Direktur Iwan Setiawan baru ada aksi, karena beliau memang orang pintar juga paham Manajemen sehingga banyak sekali terobosan terobosan nya , Yang kemarin tidak bisa dikerjakan, Allhamdulilah sekarang bisa di kerjakan sampai tahun berikutnya,” ujar Sunarto.

Lanjut Sunarto, Embung Persemaian sendiri memiliki kedalaman 4 meter tetapi akibat pendangkalan/sedimentasi yang terjadi hanya mampu menampung air sedalam 1 meter.

Alat berat dikerahkan oleh Perumda PDAM untuk melakukan Pengerukan salah satu embung yang dikelola oleh pihak PDAM Tarakan.

“Pada saat hujan deras, dimana-mana banjir satu minggu Embung sudah kering ternyata sedimenya tinggi, 2.5 meter tinggi pasir dan tanah, dan saat ini juga ada perbaikan reservoar kapasitas 1000 M3. Akan ada dampak perbaikan reservoir persemaian yang bocor, estimasi 2 minggu selesai perbaikan.

Tetapi apabila hujan cukup dan embung persemaian penuh, insya Alloh 2 Mingu kedepan sudah bisa produksi normal 245 Liter/det,” pungkasnya.

Reporter : Suiman

Redaksi : Hendrik 

Lapas Tarakan Perketat Pengawasan, Razia Kamar Hunian Berjalan Ketat
Kerupuk Menjadi Penyambung Hidup Dian Santi Di Perantauan
STMIK PPKIA Tarakan Sukses Gelar Pembekalan dan Yudisium Tahap II Alumni
Komunitas Sahabat Sejati (2S) Tarakan Peringati HUT ke-7 dengan Beragam Kegiatan Sosial dan Kebersamaan
Belum Bertemu Langsung, Mahasiswa Akan Kembali Sambangi Gedung DPRD ?
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?