TARAKAN, KALTARA – PT Pegadaian menggelar Festival Tring dengan tagar #MulaiDariTring yang berlangsung di Lantai 1 Grand Tarakan Mall selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi Tring sebagai layanan digital Pegadaian kepada masyarakat luas.
Kepala Departemen Non Gadai PT Pegadaian, Heri Wibawa, menjelaskan bahwa Festival Tring merupakan upaya Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Festival Tring ini adalah kegiatan Pegadaian untuk mengenalkan aplikasi Tring kepada masyarakat. Aplikasi ini menjadi bagian dari edukasi inklusi keuangan, khususnya agar masyarakat bisa mulai menabung emas dengan mudah,” ujar Heri.
Melalui aplikasi Tring, masyarakat sudah dapat melakukan tabungan emas dengan nominal terjangkau, mulai dari Rp10.000. Menurut Heri, kebiasaan menabung secara bertahap ini diharapkan dapat membangun kesadaran finansial masyarakat.
“Kalau Rp10 ribu mungkin belum terasa, tapi ketika sudah terkumpul dan mencapai 1 gram emas, masyarakat secara tidak sadar sudah memiliki aset. Nilai emas pun cenderung meningkat, sehingga memberikan keuntungan jangka panjang,” jelasnya.
Heri mencontohkan, harga emas 1 gram yang sebelumnya sekitar Rp1,5 juta kini telah meningkat menjadi sekitar Rp2,6 juta, meski jumlah gram emasnya tetap sama. Hal ini menunjukkan bahwa menabung emas dapat menjadi alternatif investasi yang aman dan menguntungkan.
Selain tabungan emas, aplikasi Tring juga memungkinkan seluruh transaksi Pegadaian dilakukan secara digital, mulai dari pembayaran cicilan, perpanjangan gadai, hingga top up pinjaman tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian.
“Bagi masyarakat Tarakan yang tinggal di wilayah kepulauan, aplikasi ini sangat membantu. Nasabah bisa melakukan perpanjangan gadai, cicilan pinjaman, hingga penambahan pinjaman dari rumah,” tambahnya.
Aplikasi Tring tersedia di Play Store dan App Store dan telah melalui uji coba internal secara menyeluruh. Bahkan, Pegadaian menguji ketahanan sistem dengan melibatkan sekitar 14 ribu pegawai yang melakukan transaksi secara bersamaan.
“Sejak 2018 Pegadaian sebenarnya sudah memiliki layanan digital. Namun karena kebutuhan masyarakat, khususnya terkait emas semakin meningkat, kami menghadirkan aplikasi Tring yang lebih fresh dan kekinian, terutama untuk menyasar generasi Z yang lebih akrab dengan layanan digital,” pungkas Heri.
Melalui Festival Tring ini, Pegadaian berharap masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan digital untuk kemudahan serta keamanan transaksi keuangan di era modern.




