By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Forum CSR Kota Tarakan Dipertanyakan, Masyarakat Bingung Akses Informasi Dana CSR Perusahaan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Forum CSR Kota Tarakan Dipertanyakan, Masyarakat Bingung Akses Informasi Dana CSR Perusahaan

Redaksi
Last updated: 17 Agustus 2025 20:11
Redaksi
Published: 17 Agustus 2025
Share
SHARE

Tarakan – Keberadaan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Tarakan kini mulai dipertanyakan masyarakat. Pasalnya, transparansi dan akses informasi terkait anggaran CSR perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Utara dinilai masih minim.

Banyak warga yang bertanya-tanya, ke mana harus mendapatkan informasi resmi mengenai program CSR, serta bagaimana mekanisme penyalurannya agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang merasa harus “ribut” terlebih dahulu agar dapat merasakan manfaat dari dana CSR perusahaan yang semestinya memang dialokasikan untuk kepentingan sosial dan pembangunan daerah.

“CSR itu wajib dilaksanakan perusahaan. Namun yang sering jadi persoalan adalah ke mana masyarakat harus mengakses informasi yang jelas. Kalau forum CSR berjalan, seharusnya ada keterbukaan agar masyarakat tidak bertanya-tanya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Tarakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sejatinya, forum CSR dibentuk untuk menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat agar program-program yang dijalankan sesuai kebutuhan nyata di lapangan. Sayangnya, hingga kini peran forum tersebut masih belum terlihat optimal.

Aktivis sosial di Tarakan menilai, keterbukaan informasi menjadi kunci utama agar CSR tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. “Masyarakat tidak boleh lagi bingung atau ribut soal dana CSR. Forum harus hadir, memberikan data, sekaligus memastikan program benar-benar bermanfaat,” tegasnya.

Publik berharap Pemerintah Kota Tarakan bersama forum CSR segera memperjelas arah dan mekanisme penyaluran dana CSR, sehingga kehadiran perusahaan di Kaltara tidak hanya membawa keuntungan bisnis, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Raih Penghargaan Kategori Tokoh Penjaga Pulau Perbatasan di Munas Aspeksindo
Pemprov Siapkan Rencana Kontingensi Bencana Banjir
Smash Of Card! Warnai Pembukaan Kerjurnas IV Domino Indonesia 2023 di Kaltara
Pemprov Kaltara Tingkatkan Kompetensi SDM Keamanan Siber untuk Lindungi Data Pemerintahan
Sinergi Pentahelix Wujudkan Siap Siaga Bencana di Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
16 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?