By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Gubernur Kaltara Buka Musdalub DAD, Tekankan Persatuan Adat untuk Kemajuan Daerah
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Gubernur Kaltara Buka Musdalub DAD, Tekankan Persatuan Adat untuk Kemajuan Daerah

Redaksi
Last updated: 29 Mei 2026 22:00
Redaksi
Published: 29 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (29/5).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Musdalub tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat adat serta menjaga kehormatan budaya Dayak di Kalimantan Utara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, Dewan Adat Dayak merupakan rumah besar yang menaungi keberagaman sub-suku Dayak dan menjadi wadah untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

“Dewan Adat Dayak merupakan rumah besar yang menaungi keberagaman dan menjadi wadah merumuskan langkah bijaksana menghadapi tantangan zaman,” ujar Zainal.

Ia menilai keberadaan DAD sangat strategis mengingat Kalimantan Utara merupakan wilayah perbatasan yang membutuhkan fondasi sosial dan budaya yang kuat. Karena itu, penguatan adat dan budaya dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah 2025–2030, yakni mewujudkan fondasi transformasi Kaltara yang kokoh sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan.

Gubernur juga mengapresiasi keberagaman masyarakat Dayak di Kaltara, seperti Kenyah, Lundayeh, Kayan, Bulungan, Tidung, dan sub-suku lainnya yang selama ini menjadi kekuatan pemersatu daerah.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat adat dapat terus mengedepankan semangat musyawarah dan persaudaraan dalam menyelesaikan berbagai perbedaan pandangan.

“Jadikan keberagaman ini sebagai kekuatan pemersatu untuk membangun Benuanta,” pesannya.

Pembukaan Musdalub DAD Kaltara ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Gubernur Zainal sebagai simbol dimulainya rangkaian musyawarah yang diharapkan menghasilkan keputusan terbaik bagi masyarakat adat dan pembangunan daerah.(****)

Ramaikan Pergelaran Festival Budaya, Pemuda Makassar Bius Penonton Dengan Penampilan Sitobo lalang lipa
Ternak Ayam Petelur H. Mochtar di Baloy Mayo Jadi Percontohan Usaha Produktif Masyarakat Tarakan
STMIK PPKIA Tarakan Siap Dukung Sosialisasi dan Edukasi HIV-AIDS Bersama KPA Kaltara
Pengurus KONI Dituntut Segera Lahirkan Bibit Atlet
IHGMA Kaltara Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Industri Hotel Angkat Citra Daerah
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?