Ibnu Saud Apresiasi Reses Jufri Budiman, Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Dorong Aspirasi Warga Jadi Program Provinsi

Redaksi

TARAKAN, KALTARA – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, menghadiri kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Masa Persidangan II Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, di Kota Tarakan. rabu (04/02/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Saud menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang digelar di daerah pemilihan Jufri Budiman. Ia menilai kegiatan reses menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

“Pertama tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Jufri Budiman selaku Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua Komisi III yang telah melaksanakan reses di Kota Tarakan. Melalui reses ini, aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan harapan usulan-usulan tersebut bisa menjadi program di tingkat provinsi,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ibnu Saud menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga pemerintah kota dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi saat ini yang menuntut kerja sama lintas pemerintahan.

Menurutnya, posisi Jufri Budiman sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltara diharapkan mampu memberikan penekanan lebih terhadap aspirasi masyarakat Tarakan, khususnya yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Beliau bukan anggota dewan biasa, karena juga menjabat sebagai Ketua Komisi III dan merupakan putra daerah Tarakan. Harapannya, beliau dapat memperjuangkan kebutuhan-kebutuhan yang menjadi kewenangan provinsi, seperti sarana dan prasarana di SMA, misalnya sekolah yang masih kekurangan lahan parkir dan fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ibnu Saud juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut. Ia menilai hal itu menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD masih terjaga.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih menaruh harapan dan kepercayaan kepada lembaga DPRD, meskipun isu degradasi kepercayaan sering disampaikan. Banyak aspirasi dan usulan yang disampaikan, dan harapannya anggota dewan dapat menjadi jembatan penghubung antara keinginan masyarakat dengan pemerintah sebagai pelaksana kebijakan,” pungkasnya.(****)

Share This Article